• Desember 2, 2021
  • Last Update November 15, 2021 1:07 pm
  • Indonesia

WARGA TAGIH KOMITMEN PJ BUPATI PAKPAK BHARAT TERKAIT PENGANGKATAN ESELON II DARI SUKU PAKPAK DI PROVSU

WARGA TAGIH KOMITMEN PJ BUPATI PAKPAK BHARAT TERKAIT PENGANGKATAN ESELON II DARI SUKU PAKPAK DI PROVSU

PAKPAK BHARAT SUMUT – trenberita | Beredarnya informasi pengisian jabatan eselon II di lingkup provsu ternyata tidak ada melibatkan suku pakpak, membuat berbagai elemen suku pakpak kembali mempertanyakan janji PJ Bupati Pakpak Bharat Sumut berinisial  AN.Mengingat pada pengisian jabatan PJ Bupati di Kabupaten Pakpak Bharat yang sebelumnya diharapkan oleh suku pakpak tersebut Pejabat (PJ) Bupati kiranya harus suku pakpak dan berbagai upaya juga sudah dilakukan oleh tokoh masyarakat pakpak itu sendiri, mulai menyampaikan aspirasinya ke Gubernur sumut bahkan para tokoh pakpak tersebut langsung beraudiensi dengan Gubsu dengan tujuan supaya pengisian jabatan PJ Bupati di kab pakpak bharat disi oleh suku pakpak itu sendiri. Namun akhirnya harapan suku pakpak itu sendiri kandas dan PJ Bupati Kab Pakpak Bharat diisi Asren Nasution yang selama ini bertugas di ruang lingkup provsu.

Dengan sirnanya harapan tokoh pakpak agar PJ Bupati Pakpak Bharat diisi oleh suku pakpak, maka pada saat itu juga berbagai suku pakpak Siapkan penolakan PJ Bupati yang non pakpak bahkan, berbagai elemen pakpak yang di Daerah bahkan yang di jakarta berkumpul melalui lembaga PAKPAK CENTRE guna menyatukan persepsi agar suku pakpak tetap berpegang pada prinsip PJ harus suku PakPak.Lembaga PAKPAK CENTRE yang tergabung di dalamnya suku pakpak membuat konsep dengan kesepakatan bersama melakukan aksi pengerahan massa ke kantor Bupati Pakpak Bharat  dengan batas waktu tidak terbatas atau sempai permintaan suku pakpak itu terjawab yakni PJ Bupati harus suku pakpak melalui aksi damai sebagai wujud kekecewaan suku Pakpak terhadap pemerintah provsu juga pemerintah pusat yang tidak memberikan kesempatan bagi suku Pakpak mengisi PJ Bupati Pakpak Bharat setelah Bupati sebelumnya terjaring OTT oleh anti rasuah KPK beberapa pekan sebelumnya.

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat setelah mengetahui adanya beredar berita juga surat resmi sebagai pemberitahuan akan pelaksanaan aksi unjuk rasa damai dengan pengerahan masa yang dijadwalkan di area kantor Bupati sebagai titik kumpulnya membuat PJ Bupati yang sudah mendapat rekomendasi atau mandat dari kemendagri yakni AN, berupaya melakukan pendekatan ke pihak PAKPAK CENTRE dengan tujuan agar niat yang semula terjadinya aksi penolakan dengan dirinya selaku PJ Bupati pakpak bharat non suku pakpak dapat diterima oleh suku pakpak keberadaannya. Sebab Asren menjelaskan dirinya juga sebelumnya tidak ada menduga dirinya akan jadi PJ ke Kab pakpak Bharat, bahkan asren juga semula sesuai dengan adanya tuntutan para tokoh pakpak agar PJ diisi oleh suku pakpak hal itu sangat didukung asren. Namun setelah melalui proses kelayakan persyaratan menjadi PJ Bupati salah satunya harus golongan eselon II dan masih aktif menduduki jabatan di pemerintahan Provinsi Sumut, dengan persyaratan tersebut sampai tulisan ini dibuat (rabu 08 mei 2019) ternyata di era gubsu saat ini suku pakpak di se sumut ini tidak ada menduduki posisi eselon II di Provsu.

BACA JUGA :  MPC DAN MPW PEMUDA PANCASILA SUMUT DUKUNG FBT-MO NOMOR 1

Tujuan pemerintah melalui PJ Bupati asren adanya niat melakukan aksi dengan penolakan dirinya menjadi PJ diubah menjadi lebih baik yakni agar dilakukan dengan dialog langsung bertatap muka antara PJ dan pihak PAKPAK CENTRE di hari perdananya menjabat PJ masuk kerja di kantor Bupati Pakpak Bharat, demi melakukan kesepakatan bersama antara suku pakpak dengan pemerintah kab pakpak bharat yakni melalui PJ Bupati. Dengan adanya kesepakatan bersama tersebut maka pihak PAKPAK CENTRE dan pihak pemerintah mengubah jadwal semula aksi unjuk rasa berubah menjadi dialog tatap muka.

Pada kesempatan dialog tatap muka tersebut lembaga PAKPAK CENTRE menyampaikan berupa surat tuntutan isi tuntutan pada intinya agar PJ Bupati  kab pakpak bharat memperjuangkan suku pakpak era gubsu saat ini  memberikan kesempatan kepada suku pakpak menduduki jabatan eselon II sebagai perwakilan suku pakpak yang ada se sumut tersebut. PJ Bupati Asren menjawab langsung tentang surat tersebut melalui pidatonya, Asren berjanji demi suku pakpak agar ada menjadi perwakilan suku pakpak lainnya era gubsu saat ini di provsu akan ada menjadi eselon II pada saat lelang jabatan nantinya di provsu akan kita fasilitasi atau kita dorong orang-orang yang menjadi perwakilan suku pakpak ke provsu, penjelasan PJ. Dan menurut penuturan PJ bahwa dirinya hadir ke Kab Pakpak Bharat pertama karena amanah jabatan, kedua karena asren sendiri mengaku sudah berhutang  budi kepada suku pakpak pada saat dirinya masih aktif di kesatuan TNI Asren banyak di tolong oleh suku pakpak itu sendiri, bahkan Asren mengaku punya Bapak angkat suku pakpak.

Data pengisian jabatan provsu baru-baru ini,

Antoni Siahaan – Kabankesbang
Suriadi Bahar – Kasatpol PP
Dahler – Dinas Tanaman Pangan
Azhar Harahap – Ketahanan Pangan
Kaiman Turnip – BPSDM
Zonny Waldy – Dinas Perindag
Abdul Haris – Kadis Perhubungan
M. FITRIYUS – Asisten Administrasi Umum
Halen Purba – Dinas Perpustakaan
Irman – Balitbang
Arman Efendi Pohan – Dinas Bina Marga
Agus Tripriyono – Sahli Bid Ekonomi
M. Faisal – Biro Organisasi
Safrudin – Biro Pembangunan
Staf/Fungsional Umum
Bonar Sirait – Staf Dinas Tanaman Pangan
Elisa Marbun – Staf Balitbang
Ilyas Sitorus – Staf Dinas Perpustakaan
Alwin Sitorus – Staf Dinas Perindag
Sarmadan – Staf Balitbang
Candra Safii – RS Jiwa
Agustama – kesehatan
Amran U’teh – Staf Dinas Koperasi
Ferlin – Staf Dinas Perpustakaan
Eric Aruan – dinas ketahanan Pangan

BACA JUGA :  Bupati : Pakpak Bharat Butuh Aparatur Berintegritas

Diduga Ketua Umum Lembaga PAKPAK CENTRE tagih janji PJ melalui pesan singkat,  “Selamat pagi turang, kami atas nama masyarakat Pakpak sangat berduka karena tidak ada satupun orang Pakpak yang diangkat jadi eselon 2 di provinsi Sumut, seperti kekhawatiran saya ketika bapak akan diangkat jadi PJ Bupati. Secara khusus kami sampaikan aspirasi kami kiranya bapak bisa membantu agar orang Pakpak ada yg bisa diangkat karena kami orang Pakpak juga pemilik NKRI dan SUMUT.
Saya sampaikan ini karena turang sudah berjanji akan memperjuangkan ini kepada pak Gubernur. (sebahagian info sengaja tidak dimuat)

Menurut beliau bahwa yang diumumkan kemarin itu adalah rotasi, bukan pengangkatan pejabat eselon 2 yang baru.

Akan ada lelang jabatan untuk 14 posisi eselon 2 yang boleh diikuti oleh semua yang sudah memenuhi kualifikasi pangkat dan pengalaman untuk menduduki posisi tersebut.

Harapan beliau dan kita semua, agar orang Pakpak yang sudah masuk nominasi agar ikut serta pada lelang tersebut. (RED06)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *