Rabu, Februari 21, 2024
BERANDAHUKUMWARGA DESA PRONGIL TUDING DANA PROYEK BPBD DAN PARIWISATA DIDUGA MAR-UP

WARGA DESA PRONGIL TUDING DANA PROYEK BPBD DAN PARIWISATA DIDUGA MAR-UP

PAKPAK BHARAT SUMUT – trenberita.info | Masyarakat Desa Prongil Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat Sumut, menduga proyek Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang menelan anggaran Rp. 99.390.784; tersebut, pasalnya dimana proyek tersebut hanya mengerjakan parit garong-garong dan tembok penahan hanya beberapa meter saja. Selain volume pekerjaannya tidak sesuai dengan dana yang di gunakan, bahwa diduga bahan material berupa batu yang digunakan tidak memenuhi kualitas akibat batu yang di gunakan hasil galian C ilegal yang tidak  memiliki kualitas.

“dikabupaten Pakpak Bharat ini terkesan proyek dari Pemkab kebanyakan asal ada (15/09/2019), bahkan bisa kita katakan proyek suka hati. Makanya kita bersyukur langkah yang telah dilakukan KPK dengan terjaring nya mantan Bupati Pakpak Bharat RYB dengan kasus OTT. tentunya dengan demikian kita mengharapkan proyek di Kabupaten Pakpak Bharat  tidak asal-asalan atau sesuka hati pihak pemerintah tersebut.

BACA JUGA :  SETELAH BEBERAPA MINGGU YANG LALU RESERSE POLRES PAKPAK BHARAT AMANKAN DUA DIDUGA TERLIBAT JUDI TOGEL, KINI BEREDAR INFOMASI DI MEDSOS BAHWA JUDI TOGEL BEROPERASI

Namun dengan kita jumpai proyek saat ini seperti yang dilakukan BPBD ini, wah saya kira proyek mereka ini sudah semestinya perlu dilakukan mosi tidak percaya. Kami atas nama masyarakat akan mengadukan proyek yang kami anggap proyek yang tidak sesuai dengan RAB.

Selain proyek BPBD yang beberapa titik ini, di Objek wisata Lae Mbilulu juga kami temukan ada proyek tanpa proses tender melainkan proyek penunjukan langsung oleh pihak Kadis Pariwisata. Sehingga tidak ayal kebetulan Kabid pariwisata nya juga orang prongil maka yang mengerjakan proyek tersebut juga terkesan sanak famili kabid. bahkan bahan materialnya juga kita sudah dokumen kan itu juga ada memakai material dari lokal diduga dari galian C yang tidak memiliki izin. Pastinya kita tunggu dulu usai kegiatan ini semua, selanjutnya sesuai dengan data yang kita peroleh kita akan buat laporan resmi ke pihak kejaksaan,” tandas warga Prongil yang enggan namanya di muat di media ini.(TB.Resiva N.S)

BACA JUGA :  MANTAN OKNUM ASN DIHUKUM KARENA TANDA TANGAN SAJA, MULAI ANGKAT BICARA
ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!