Rabu, Februari 21, 2024
BERANDAHUKUMSOAL AKSI KOBOI OKNUM JAKSA AKADEMISI HUKUM LAMPURA ANGKAT BICARA

SOAL AKSI KOBOI OKNUM JAKSA AKADEMISI HUKUM LAMPURA ANGKAT BICARA

LAMPUNG UTARA – trenberita.info | Akademisi Universitas Muhamadiyah (UMKO) Kotabumi meminta Kejaksaan Negeri Lampung Utara bersuara, terkait aksi oknum jajarannya dinilai ganjil oleh masyarakat. Tidak lantas tutup kuping terhadap skandal yang sempat menyeruak belakangan.

“Disinikan ada kepalanya, yakni Yuliana Sagala. Seharusnya bersuara, bukan tutup mulut begini. Dan inikan aksi koboi tidak sesuai dengan norma apalagi peraturan dinegeri kita. Serta kuat dugaan pelakunya adalah aparat penegak hukum, “kata Dekan

Fakultas Hukum UMKO Kotabumi, Provinsi Lampung, Suwardi SH., MH menanggapi aksi koboi VBS oknum Jaksa Lampung Utara yang diduga menodongkan senjata api (Senpi) ke AR. Yang menjabat Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung Selatan, di Swiss Belhotel yang sempat menyuruak hingga menuai kritikan pedas warga. Menurutnya, sebagai atasan, Yuliana seharusnya memberikan klarifikasinya agar tidak biasa, karena itu adalah institusi negara.

BACA JUGA :  POLRES GELAR SOSIALISASI WBS ONLINE DAN PENYULUHAN HUKUM BAHAYA NARKOBA

“Harus ada klarifikasi, apalagi terduga pelaku adalah oknum jaksa dijajaran Kejaksaan Negeri Lampura, “pungkasnya.

Selain itu, pihaknya meminta kepada aparat terkait, khususnya aparat penegak hukum lingkup Polresta Bandar Lampung menindak lanjuti perkara tersebut. Yakni, kepemilikan senjata api yang diduga ditodongkan kepada korban karena melaporkan di Polres setempat. Sesuai tempat kejadian perkara (TKP), yaitu Swissbell Hotel.

“Terduga adalah sosok figur aparat penegak hukum, kalau tidak ditindak lanjuti akan mencoreng citra pemerintah. Apalagi ada tindakan yang diduga melanggar hukum, “pungkasnya. (TB.BAMBANG)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!