Rabu, Februari 21, 2024
BERANDARAGAMPWI BONAPASOGIT TANGGAPI LARANGAN KASI PIDSUS BAWA HANDPHONE KE RUANGAN KERJANYA

PWI BONAPASOGIT TANGGAPI LARANGAN KASI PIDSUS BAWA HANDPHONE KE RUANGAN KERJANYA

TAPUT, SUMUT – trenberita.info I Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bonapasogit menanggapi sikap pribadi Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Kejaksaan Negeri (Kejari), Tapanuli Utara (Taput), Juanda Hutauruk yang melarang wartawan membawa handphone (HP) ke ruangannya ketika ingin melakukan konfirmasi seputar penanganan kasus dugaan korupsi.

Ketua PWI Bonapasogit Posma Simorangkir S.Sos mengatakan, kalau ada sikap pribadi pejabat yang melarang wartawan membawa HP ke ruangan untuk konfirmasi, itu merupakan bentuk arogansi pejabat.

“Kalau ada sikap pribadi pejabat yang membuat aturan seperti itu (melarang wartawan membawa handphone ketika ingin konfirmasi), ini merupakan bentuk arogansi pejabat,” ujar Posma Simorangkir kepada wartawan, Rabu (10/07/2019).

Dia menegaskan, semua pihak harus memahami bahwa dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya wartawan harus didukung dengan alat kelengkapan peliputan seperti alat komunikasi, alat rekam, dan visual atau kamera.

BACA JUGA :  DPW - SPI SUMUT RESMI TERCATAT DI KESBANGP0L SUMUT

” Alat komunikasi bisanya sekaligus dimanfaatkan wartawan sebagai alat kelengkapan dalam peliputan untuk visual dan rekaman,” ujarnya

Namun dia mengatakan, apabila ada kebijakan suatu instansi tertentu khususnya terkait dengan ketentuan peliputan, seharusnya instansi tersebut harus menerbitkan surat edaran resmi yang dilengkapi dengan alasan yang bisa diterima logika dan tidak melanggar kebebasan wartawan.

“Jika ada kebijakan suatu instansi terkait ketentuan peliputan di intansinya boleh dibuat dengan menerbitkan surat edaran resmi dilengkapi alasan yang dapat diterima logika,” katanya.

Ditambahkan, apabila narasumber merasa sesuatu yang diucapkannya bukan untuk konsumsi media, narasumber cukup meminta “off the record”, dan permintaan itu harus dipenuhi wartawan.

Dia menegaskan, jika ada aturan pribadi atau bersifat pribadi yang melarang wartawan membawa handphone ke ruangan saat ingin konfirmasi, rasanya kurang tepat.

BACA JUGA :  Sekretaris Daerah Bersama Kapolres Pakpak Bharat Tanam Sepuluh juta pohon

“Sebab, hal ini perlu dipertanyakan dan sangat diperlukan adanya penjelasan terkait pelarangan tersebut agar tidak terjadi prasangka buruk,” imbuhnya.

Kasi pidsus Kejari Taput Juanda Hutauruk sebelumnya melarang wartawan membawa handphone ke ruangannya ketika ingin melakukan konfirmasi seputar penanganan kasus dugaan korupsi.

Ketika wartawan mempertanyakan kenapa handphone tidak bisa dibawa ke ruangan, Kasi pidsus enggan menjawab.

“Iya titip saja (handphonenya) ke pos security,” ujar Kasi pidsus.

Kajari Taput Tatang Darmi yang dikonfirmasi via seluler mengenai larangan Kasi pidsus membawa handphone ke ruangannya, mengatakan itu merupakan sikap pribadi yang bersangkutan.

” Itu pribadi yang bersangkutan (Kasi pidsus) mungkin karena belum kenal, tapi nanti akan saya sampaikan agar wartawan jangan dilarang masuk membawa handphone,” ujarnya.(TB.Reno Hutabarat)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!