PW HIMMAH SUMUT DUKUNG POLDA SUMUT PENGGEREBEKAN KANTOR BPKAD LABURA

    0
    139

    MEDAN SUMUT – trenberita.info | (18/7/2019) Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara apresiasi kinerja Kapolda Sumatera Utara dalam Hal mengusut dugaan penyelewengan anggaran Dana Bagi Hasil (DBH), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2013 – 2015.

    Sukri Soleh Sitorus sekretaris HIMMAH Sumut saat diwawancarai awak media trenberita.info menyampaikan penggerebekan kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Labura oleh Polda Sumut (18/7/2019) merupakan bukti keseriusan Kapolda Sumut dalam mengemban jabatan untuk menegakkan kebenaran demi untuk tegaknya hukum di Sumatera Utara.

    Sambung Sukri Sitorus, yang juga Putra Daerah Labura ” mengatakan bahwa masyarakat banyak, Pemuda, dan Mahasiswa, Labura mengapresiasi kinerja Kapolda Sumut dalam mengusut kasus dugaan Penyelewengan anggaran DBH, PBB. apa lagi di ambang momentum HUT pemkab Labura yang ke 11 (21/7/2019) banyak harapan kedepan agar kabupaten Labura bersih dari tangan – tangan jahat dan tidak ada lagi pejabat Labura yang bermental Korup, demi untuk berjalannya tata kelola pemerintahan Labura yang bersih dari KKN.

    “Sukri Sitorus meminta kepada Polda Sumut untuk mengusut aktor intelektual dalam kasus dugaan penyelewengan anggaran DBH, dan PBB. karena sempat melibatkan Bupati Labura,” pungkas nya.

    Abdul Razak Nasution ketua HIMMAH Sumut menyampaikan, bahwa HIMMAH tetap istiqomah dalam menyuarakan dan menegakkan Amar ma’ruf nahi munkar di Sumatera Utara terkhusus di Kabupaten Labura.

    ” Bukan hanya itu masih banyak lagi persoalan penting menyangkut rasa keadilan publik, misalkan saja dugaan adanya mark-up pelaksanaan bimtek kepala Desa Labura beberapa waktu lalu,” bebernya.

    Razak Nasution menginstruksikan  kepada seluruh kader HIMMAH Sumut untuk terus peka dan mengkawal terhadap persoalan di daerah, kerna mahasiswa merupakan perpanjangan lidah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

    “HIMMAH Sumatera Utara tetap mengawal kasus dugaan penyelewengan anggaran DBH, dan PBB Labura sampai tuntas demi untuk tegaknya hukum yang adil,” tutup Razak.(TB.BENNI GULTOM)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini