Kamis, Februari 29, 2024
BERANDAHUKUMPOLSEK SUKARAMAI TINDAK LANJUTI LAPORAN POLISI NO. 15 DUA ABANG ADEK ASN...

POLSEK SUKARAMAI TINDAK LANJUTI LAPORAN POLISI NO. 15 DUA ABANG ADEK ASN DIDUGA ANCAM OMAK OMAK

PAKPAK BHARAT, SUMUT – trenberita.info | Polsek Sukarame terus bergerak melakukan proses hukum atas laporan masyarakat. kali ini proses hukum yang terus berlanjut, yakni atas laporan sesuai dengan Tanda Bukti Laporan (TBL) nomor : TBL/15 / IV / 2019 / SU / RES / PAKPAK BHARAT / SEK SUKARAMAI, tanggal 11 April 2019. Atas nama pelapor Panni Parhusip pekerjaan ibu rumah tangga warga Desa Tinada Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat dan terlapor Nurdin Solin pekerjaan ASN Kantor Camat STTU Jehe dan  Erdin Solin pekerjaan ASN Guru SD keduanya beralamat di Desa Tinada Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat Sumut, tersangka adalah merupakan abang adek. dengan perkara “Pengancaman” yang terjadi pada hari Rabu tanggal 10 Maret 2019 Sekitar Pukul 15.00 wib. Tempat kejadian Dsn 1 Tinada Desa Tinada Kec Tinada Kabupaten Pakpak Bharat.

Setelah beberapa minggu korban melaporkan perkara tersebut ke Polsek Sukaramai, pada tanggal 10 April 2019, Polsek Sukaramai mengirimkan Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan Nomor: B / 41 / IV / 2019 / Reskrim. menjelaskan bahwa hasil laporan polisi, BAP awal dan gelar perkara awal terhadap perkara yang dilaporkan Panni Parhusip telah dilakukan langkah – langkah awal yakni : melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saksi korban a.n Panni parhusip dengan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi atas nama Oden Berutu, Paken Galingging.

Pada tanggal 12 April 2019, Polsek Sukaramai kembali kirimkan surat pemberitahuan nomor : K / 7 / IV / 2019 / Reskrim. Klasifikasi : Konfindensial, Perihal : Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan. dengan isi pemberitahuan, dengan ini diberitahukan bahwa pada hari jumat tanggal 12 April 2019 telah dimulai penyidikan atas dugaan tindak pidana ” PENGANCAMAN” yang terjadi pada hari rabu tanggal 10 Maret 2019 pukul 15 : 00 wib di sebuah perladangan yang terletak di Desa Tinada Kec Tinada Pakpak Bharat Sumut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 335 ayat (1) KUHPidana. Tujuan surat kepada Kepala Kejaksaan Negeri Dairi di Sidikalang, tembusan pelapor Panni Parhusip dan terlapor Nurdin Solin.

BACA JUGA :  PROYEK PENGADAAN INSTALASI LISTRIK DI OBJEK WISATA LAE MBILULU  DI DUGA AJANG KORUPSI DAN TIDAK BERFUNGSI

Selanjutnya pada tanggal 04 Juli 2019, Polsek sukaramai kembali mengirimkan surat ke pihak pelapor (korban) Nomor :B / 93 / VII / 2019 / Reskrim, Klasifikasi : biasa, Lampiran satu lembar, Perihal : Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). dengan isi surat : Dijelaskan kepada sdr pihak penyidik / penyidik pembantu Polsek Sukaramai telah melakukan penyidikan berupa pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka dan berkas perkara laporan sdr tersebut telah dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Dairi selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan berkas perkara Nomor : BP / 06 / VII / 2019 / reskrim tanggal 02 Juli 2019 dan surat pengantar Nomor : K / 92 / VII / 2019 / Reskrim tanggal 04 Juli 2019

Sikorban Panni Parhusip menyikapi kinerja Polsek Sukaramai dalam melakukan proses hukum terhadap adanya laporan masyarakat ke Polsek tersebut cukup cepat dalam penanganannya (09/07/2019),” wajar pihak Polsek Sukaramai selalu gesip melakukan proses hukum di wilayah hukum Polsek Sukaramai, mengingat sesuai himbauan Kapolri Jenderal Tito Karnavian  yang menjelaskan (dalam satu berkas satu bulan tidak selesai, maka jabatan menjadi taruhannya) namun kalau kita tanya personil yang bertugas di bagian Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Sukaramai hanya 3 orang, ini membuat kita lebih heran lagi. Sebab dengan 3 orang personil Kanit dikomandoi IPTU S. Sinaga bersama dua orang penyidik/penyidik pembantu perkara satu kecamatan tetap terakomodir,”  tandas nya 

TANDA BUKTI LAPORAN 

BACA JUGA :  GARANSI DEMO: GARANSI DESAK KA.KANKEMENAG  SUMUT COPOT KEPALA KEMENAG KABUPATEN KARO

Korban (Panni Parhusip) tetap mengharapkan pelayanan yang baik yang dilakukan pihak Polsek Sukaramai tersebut kiranya dapat menjadi contoh bagi polsek yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat juga Kapolres Kabupaten Pakpak Tersebut.

Hasil konfirmasi waktu yang sama trenberita.info dengan Kasi pidum Ke terkait dengan berkas perkara Nomor : BP / 06 / VII / 2019 / reskrim tanggal 02 Juli 2019 dan surat pengantar Nomor : K / 92 / VII / 2019 / Reskrim tanggal 04 Juli 2019 ke Kejaksaan Negeri Dairi selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dia menjawab ( Kasi Pidum, ” kalau sudah ada surat pemberitahuannya kepada pelapor, tentunya surat tersebut sudah sampai sama kami, terkait prosesnya sabar pasti kita tindak lanjuti sesuai dengan prosedur,” singkatnya.(TB.02) 

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!