Rabu, Februari 21, 2024
BERANDAHUKUMPOLRES LANGSA TANGKAP 3 PEROMPAK KAPAL

POLRES LANGSA TANGKAP 3 PEROMPAK KAPAL

KOTA LANGSA ACEH – trenberita.info | Polres Langsa melalui satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Langsa berhasil menangkap perompak kapal yang beraksi di perarian Kuala Langsa, Aceh. Polisi mengamankan tiga pelaku berinisial TRZ (23), MNR (29) dan TRD (23) itu.

Sedangkan untuk penangkapan ketiga pelaku itu dilakukan pada hari Jum’at (25/9/2019) lalu berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa ada perompak kapal di daerah perairan Kuala langsa tersebut.

Untuk itu kita coba selidiki serta kita pantau bahwa tersangka TRD kita brrhasil tangkap di halaman belakang rumahnya di Dusun Bahari, Gampong Kuala Bugak, Kecamatan Peurelak Kota, Aceh Timur pada hari Rabu yang lalu (25/9/2019) sekira pukul 10.00 WIB, ” ujar Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan, SIK, M. Sc melalui Kasat Reskrim IPTU Arief Sukmo Wibowo, SIK dalam keterangannya di Mapolres langsa, Senin (30/9/2019).

Dari tangan tersangka TRD Polisi menyita barang bukti berupa 1 butir granat aktif jenis nanas tersebut tambah nya lagi.

BACA JUGA :  HIMMAH TEBING TINGGI REFORMASI ASN DI BNNK

Untuk sementara berdasarkan informasi dari tersangka TRD, diketahui terdapat dua pelaku lainnya yaitu MNR dan TRZ, Polisi pun berhasil mengamankan kedua pelaku tersebut di tempat yang berbeda.

Dari hasil introgasi Polisi terhadap tersangka telah menggunakan 1 butir granat aktif jenis nanas itu untuk melakukan perompak atau pembajakan kapal nelayan Indonesia di peraian Aceh dan Sumatera pada bulan Agustus dan September 2019 ini papar Kasat lagi.

menjelaskan, pembajakan itu bertujuan untuk meminta uang tebusan kepada pemilik kapal dan para pelaku telah berhasil menerima uang tunai jutaan rupiah, sebagain uang tersebut digunakan pelaku untuk membeli 1 unit sepeda motor, sisa uang hasil rompak tersebut telah diamankan oleh Personil Sat Reskrim Polres Langsa ditambahnya lagi.

Selain sepeda motor dan geranat, Polisi juga menyita barang bukti lainnya berupa dua buah cincin emas, satu pasang anting emas, satu buah gelang emas, dan satu buah kalung emas juga diduga hasil kejahatanya tersebut.

BACA JUGA :  POLDASU KIRIM 3 SURAT KOORDINASI PENAGNANAN PENGADUAN MASYARAKAT KE INSPEKTORAT PAKPAK BHARAT

Untuk mempertangaung jawabkan hasil perbuatanya itu, tersangka dijerat dengan pasal Undang-Undang Darurat No. 12 tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak dengan hukuman 20 tahun penjara atau penjara seumur hidup.

Dengan itu Kasat juga menghimbau kepada para nelayan yang akan melaut agar tetap waspada. “Kepada para nelayan untuk dapat meningkatkan kewaspadaanya dan lebih berhati-hati lagi dalam mencari ikan di laut, kemungkinan besar kejadian serupa bisa terulang kembali, namun kami pihak kepolisian memastikan akan menindak tegas tentang kejahatan apapun itu bentuknya,  ”demikesejahteraan masyarakat kita.

Untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat yang melihat gerak gerik pelaku yang mencurigakan atau yang lainya agar kiranya dapat memberikan informasi kepada kepolisian yang terdekat, serta yang akan memberikan inpormasi tersebut kita jamin keamananya tandas Kasat. (TB.Zainal)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!