Rabu, Februari 21, 2024
BERANDAHUKUMPINJAMAN DITOLAK, NYAWA PEGAWAI BANK MELAYANG

PINJAMAN DITOLAK, NYAWA PEGAWAI BANK MELAYANG

TAPTENG SUMUT – trenberita.info | Almarhumah Santi Devi Malau (23) Karyawati Customer Service Bank Syariah Mandiri (BSM) di bunuh oleh tetangganya sendiri  di tempat kosnya di Desa Aek Tolang Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara pada Hari Sabtu (15/06/2019) Pagi hari.

Hasil Pendalaman Tempat Kejadian Perkara (TKP) di temukan Santi Devi Malau (23)Tewas di Kamar Mandi Kos-kosan karena diduga di bunuh oleh tetangganya sendiri berinisial Pasangan suami istri (Pasutri), DP (20) di bantu oleh Istrinya NN (20).

Kapolres Tapteng Provinsi Sumatera Utara AKBP SUKAMAT SH. S.I.K. MH. dalam Konferensi Persnya Mengatakan. ” Kejadian Pembunuhan itu berawal tersangka DP datang menemui Korban ke Kamar Kosnya sekitar Pukul 19.45 Wib dengan untuk meminjam Uang Rp 200 ribu, namun Korban tidak punya Uang. terang Mapolres Tapteng Hari Rabu (19/06/2029) Pagi.

BACA JUGA :  SINTOR HABEAHAN DAN 19 KERBAUNYA SAMA SAMA DI KEBUMIKAN

Karena Pelaku mendesak si korban, akhirnya si korban Mengatakan kepada si Pelaku akan mengambil Uang di ATM, namun Pelaku tidak percaya bahwa si Korban tidak punya Uang, Pelaku mencekik leher si korban dan menyeretnya ke dalam kamar mandi dan terus dianiaya akhirnya  Karyawati Customer Service Bank Syariah Mandiri (BSM) tewas.

Anggota Polres TapTeng berhasil menangkap Pasutri Hari Selasa (18/06/2019) di Jln. Marelan Kecamatan Medan Deli Kota Medan sekitar pukul 17.30 Wib di Rumah Keluarganya. Katanya

Polisi kemudian melakukan pengembangan terhadap tersangka dan pengakuan tersangka mengakui barang-barang Korban sudah di jual, namun berkat kesigapan pihak Polisi, akhirnya  berhasil menangkap Tukang Becak Motor (Bentor) berinisial IKC (43) yang diduga penadah hasil curian daripada pelaku pembunuhan Santi Devi Malau (23) .

BACA JUGA :  TANAH PERBATASAN ACEH-SUMUT KEMBALI PANAS PEMERINTAH DIANGGAP LALAI MENANGANI

Adapun barang – barang si korban yang di jual Pelaku pada  Hari Jum’at (14/06/2019) Pukul 02.00 Wib Rp. 400 Ribu di Bundaran PLN Kota Sibolga oleh IKC jual lagi ke SS (39) seharga Rp. 425.000 ribu keduanya Warga Kelurahan Tonga-tonga Kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga. Jelasnya

 

PASANGAN PASUTRI DIDUGA PELAKU PEMBUNUHAN PEGAWAI BANK

Pelaku Pembunuhan dikenakan Psl 365 ayat 4 dengan ancaman Penjara seumur hidup atau paling lama 29 tahun, jo psl 55 turut melakukan perbuatan yang dapat diHukum dengan subsider pas 338, “. Terang Kapolres.

Jasad korban telah dikebumikan Sabtu (15/06/2019) di dekat Makam Kakeknya di Sibabangun Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah. (TB.Elgia Marbun)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!