Kamis, Februari 29, 2024
BERANDAKESEHATANPEMERINTAH TANGGAPI SERIUS KELUHAN WARGA SATU DESA TIDAK ADA BIDES

PEMERINTAH TANGGAPI SERIUS KELUHAN WARGA SATU DESA TIDAK ADA BIDES

PAKPAK BHARAT SUMUT-trenberita.info | Terkait keluhan  Warga Desa Lae Mbentar Kecamatan Pagindar Kabupaten Pakpak Bharat  meminta Pejabat (PJ) Bupati Kabupaten Pakpak Bharat  Asren Nasution mengambil langkah melakukan evaluasi jabatan Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat,  yang sudah lebih satu tahun mengabaikan kesehatan warga Desa Lae Mbentar.

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat tanggapi serius terkait pemberitaan media  trenberita.info (28 mei 2019) adanya pembiaran satu Desa di Kecamatan Pagindar sudah lebih satu tahun tanpa Bidan Desa, melalui pesan singkat Sekda Pakpak Bharat Sahat Banurea, “Lias ate lih, kekosongan idi i evaluasi kami pe. Njuah2,” Sekda menjawab dengan bahasa Pakpak yang artinya ( terimakasih dek, kekosongan itu akan kami evaluasi pun nantinya-red)

Masyarakat Desa Lae Mbentar mengetahui sikap Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat  sedikit sudah merasa leg, sebab keluhan mereka sudah di respon.

“kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sekda Kabupaten Pakpak Bharat Sahat Banurea atas perhatian beliau kepada kami warga yang tinggal di Desa Terpencil ini.

Kami sangat meyakini dengan sifat yang dimiliki pak Sekda, kebetulan beliau adalah putra Pakpak tentunya sangat peduli dengan keluhan yang berkembang di kampungnya ini. Sebelum sesudahnya kami hanya bisa berdoa kepada bapak Sahat agar selalu diberi kesehatan panjang umur dan tidak berubah niat baiknya agar di Desa Kami ini nantinya memiliki Bidan Desa  demi membangun Kabupaten Pakpak Bharat ini,” sebut warga Desa Lae Mbentar saat di konfirmasi media ini berinisial OS via HP nya  (28 mei 2019).

BACA JUGA :  Dinas Kesehatan Kabupaten Pakpak Bharat terpilih sebagai Peringkat Terbaik Sub PIN

Adapun informasi ini sebelumnya sesuai pemberitaan media ini terkuak, disebabkan adanya sms singkat yang masuk ke nomor kontak redaksi trenberita.info , yang mengatakan .

“kepada yth media trenberita.info kami masyarakat Desa Lae Mbentar sampai saat ini sudah lewat satu tahun tidak memiliki Bidan Desa,  sementara kami di tempat Desa Terpencil.

Dimana Bidan Desa Kami sebelumnya Pegawai Dari Provinsi Sumut, namun sampai saat ini sudah hampir dua tahun tidak masuk kerja. Bahkan hal ini sudah kita informasikan kepada Kadis Kesehatan Pakpak Bharat, namun tidak ada direspon keluhan kami, dan kami mengharapkan PJ Bupati agar mengganti kadis Kesehatan yang tidak peduli pada kami, ” isi sms singkat tersebut.

Dengan adanya sms singkat yang masuk ke kontak redaksi tersebut  dirinya mengaku warga Desa Lae Mbentar, kita coba memperjelas kenyataan daripada isi sms tersebut (27 Mei 2019) kepada Kepala Desa Lae Mbentar Mangorom Manik  via handphone pribadinya.

BACA JUGA :  Pastikan Bayi Tumbuh Optimal, Ini Kata Ny Juniatry Franc Tumanggor

“ kalau ada sms yang mengatakan dia warga saya yang di kirim ke redaksi trenberita.info, itu saya tidak bisa saya pastikan. Namun kalau terkait isi daripada sms tersebut, yang mengatakan bahwa sudah hampir dua tahun Bidan Desa di Lae Mbentar tidak pernah datang lagi, itu benar sekali.

Karena Bidan Desa tidak ada di Desa kami, sehingga kami meminta tolong kepada Kepala Puskesmas agar ke desa kami dibuat salah satu perawat yang ada di Puskesmas Kecamatan pagindar ini.

Terkait Bidan Desa yang di kirim ke Desa Lae Mbentar, kami harus rela memberikan uang transport mengingat jarak tempuh puskesmas Kecamatan pagindar ke Desa Kami lumayan jauh dan jalannya juga sangat cukup susah dilalui. Maklum Desa kami adalah Desa terpencil,” pungkas Kades.  Hasil konfirmasi dengan Kadis Kesehatan Pakpak Bharat  dengan menghubungi nomor pribadinya tidak berhasil.TB.06

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!