Sabtu, Juni 15, 2024
BERANDAHUKUMPEMBANGUNAN JALAN LINGKUNGAN PINGGIRAN AEK RISTOP DIDUGA TIDAK SESUAI SPESIFIKASI TEKNIK  

PEMBANGUNAN JALAN LINGKUNGAN PINGGIRAN AEK RISTOP DIDUGA TIDAK SESUAI SPESIFIKASI TEKNIK  

TAPUT SUMUT – trenberita.info | Dalam Suatu Pekerjaan yang telah di anggarkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Tapanuli Utara terutama dari Dinas Pemukiman dan Perumahan (Perkim).

Pada umumnya harus lebih di tingkatkan mutu dan kwalitasnya dalam suatu pekerjaan yang sudah di rancang oleh dinas terkait namun pekerjaan Jalan Lingkungan (JALING) dalam mengerjakannya asal jadi demi untuk meraup ke untungan yang lebih besar, salah satunya kegiatan jalan lingkungan Aek Ristop, Kelurahan Partali Toruan dan Kelurahan Huta Toruan Vll (Pinggiran Aek Ristop) Kecamatan Tarutung di duga dalam pengerjaannya asal jadi.

Ketika awak media trenberita.info menyambangi kegiatan pekerjaan (jaling) jalan lingkungan, selasa (12/11/2019) di duga tidak sesuai spesifikasi teknik, dan baru hitungan bulan saja pengecoran sudah pada retak dan batu-batunya sudah timbul.

BACA JUGA :  POLRES TAPUT GELAR PRESS RELEASE PENGUNGKAPAN KEMATIAN KRISTINA GULTOM

Kritikan pedas dari ketua DPD Sumut LSM OMCI, Maniur Manalu mengatakan, “kalau memang pekerjaannya tidak sesuai spesifikasi teknik diminta kepada Kepala Dinas Perkim dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) agar melakukan pembongkar atau tes uji laboratorium (Test Kubus) untuk mastikan pelaksanaan perkerjaan tersebut sesuai dengan spek antara lain 1:2:3 sesuai dengan SNI di RAB, terang Maniur.

Masyarakat lingkungan Aek Ristop l  sektor l, ll dan lll yang enggan menyebutkan identitasnya ketika di konfirmasi trenberita.info selasa (12/11/2019) mengatakan kualiatas pekerjaan tersebut sangat di ragukan, hal itu terlihat pada saat melakukan pengecoran batu yang di pakai bercampur lumpur atau tanah, tegasnya.

Ditambahkan, kami masyarakat pengguna jalan tersebut mengharapkan supaya di lakukan perbaikan atau pembongkaran yang di laksanak kontraktor CV. Bybo Anugra / Pandapotan Sihombing (Direktur Utama) yang berbiaya Rp. 128.700.000,- yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Tapanuli Utara tahun 2019.

BACA JUGA :  PENUTUPAN PEMBAHASAN ANGGARAN TAHUN 2020

“Keadaan pekerjaan sekarang sesudah selesai di laksanakan pekerjaan kurang lebih satu bulan hasilnya batu coran sudah bermunculan diatas permukaan jalan seperti abang lihat sekarang, ” tegas masyarakat mengakhiri.

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan selalu mengarahkan inspektorat agar turun kelapangan untuk memeriksa pekerjaan fisik yang tidak sesuai spesifikasi teknik. (TB.Reno H)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!