Sabtu, Juni 15, 2024
BERANDARAGAMORANG ASING MASUK INDONESIA WAJIB DIAWASI

ORANG ASING MASUK INDONESIA WAJIB DIAWASI

KOTA LANGSA,ACEH – trenberita.info | Orang Asing yang memasuki Indonesia wajib diawasi demi menjaga pertahanan dan keamanan, apapun bentuk kunjungannya baik berdalih wisata maupun investasi dalam rapat koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) di Aula Vitra Tirta Raya, Kamis (22/8/2019).

Asisten I Pemko Langsa, Suryatno S.STP MAP mengatakan saat membuka secara resmi rapat koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) tingkat Kota Langsa dan Kecamatan se-Kota Langsa yang digelar Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, di Aula Vitra Tirta Raya.

“Dalam aspek politik demi menjaga pertahanan dan keamanan NKRI kita wajib mengawasi orang asing, ” tegas Suryatno.

Lanjutnya, persoalan pengawasan ini bukan ranahnya pihak imigrasi saja, namun orang yang masuk ke Indonesia baik sifatnya investasi, wisata harus diawasi secara bersama – sama..

Pembentukan Tim PORA dapat bekerja selama tiga bulan ke depan dalam hal pengawasan. Awasi orang asing, investasi yang betul, jangan sampai menghancurkan NKRI, jangan berdalih investasi, nyatanya melakukan kajian maupun melihat kekayaan alam kita untuk kepentingan negaranya. Iklim investasi tetap didukung pengawasan dan penindakan juga dijalankan, ” jelas Suryatno.

BACA JUGA :  BENARKAH ADA SALAH SATU BIDANG DI OPD PAKPAK BHARAT KUTIP UANG 20/40 JUTA ?

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Mirza Akbar melalui Kasi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Langsa, Fachryan mengatakan, dalam rangka meningkatkan iklim investasi dan perekonomian negara secara makro, pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis utamanya dalam memberikan kemudahan bagi investor mancanegara untuk masuk dan menanamkan modalnya di wilayah Indonesia.

Namun, langkah-langkah strategis ini sejalan dengan komitmen dan tujuan Nawacita, yaitu menghantarkan negara kita menjadi negara yang berdaulat secara politik, mandiri di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang kebudayaan.

“Kementerian Hukum dan HAM sebagai leading sektor dari sisi keimigrasian memiliki peranan yang strategis dalam mendukung upaya pemerintah untuk mendukung program investasi nasional melalui penyusunan program ke birokratisasi pelayanan keimigrasian dalam hal kemudahan pemberian visa, izin tinggal serta tentunya pengawasan terhadap orang asing di wilayah Indonesia, ” paparnya.

Direktorat Jenderal Imigrasi khususnya Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa tidak dapat bekerja secara sendirian dalam melakukan tugas utamanya untuk menjaga dan memastikan bahwa orang asing yang bermanfaat dan tidak merugikan untuk berada dan melakukan kegiatan di Indonesia.

BACA JUGA :  BAKTI BRIMOB ACEH JELANG IBADAH SHALAT JUM'AT SEMPROTKAN CAIRAN DISINFEKTAN DI MASJID TAQWA GAMPONG MATANG SELIMENG KEC. LANGSA BARAT PEMKO LANGSA

Diperlukan kerjasama yang solid antara Kementerian, Lembaga di tingkat Pusat maupun Daerah dalam membentuk formal maupun informal untuk mewujudkan pengawasan orang asing yang efektif di Indonesia.

“Tim PORA tingkat Kota Langsa merupakan wujud sinergitas antara instansi pemerintah dalam memecahkan permasalahan pengawasan orang asing yang terjadi di lapangan berdasarkan kondisi geografis Kota Langsa dengan luas wilayah 262,4 km2 yang terdiri dari 5 kecamatan dan 66 kelurahan maka perlu dibentuk Tim PORA diamanatkan oleh
Pasal 69 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan Pasal 199 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 2013 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian untuk mencegah terjadinya pelanggaran Keimigrasian oleh Warga Negara Asing, ” tandas Fachryan.

Turut Hadir Kepala Bidang Inteldakim Aceh Nafis, Kepala Sub Bidang Informasi Aceh wahyu Ariyanto, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Langsa dan para camat se-Kota Langsa serta para undangan tandasnya . (TB.Zainal)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!