Sabtu, Juni 15, 2024
BERANDAPOLITIKOKNUM KPA PUSKESMAS TANJUNG RAJA DI DUGA SIMPANGKAN DANA JASPEL

OKNUM KPA PUSKESMAS TANJUNG RAJA DI DUGA SIMPANGKAN DANA JASPEL

LAMPUNG UTARA – trenberita.info | Oknum Kepala Pengguna Anggaran Puskesmas Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara, di duga melakukan tindak pidana korupsi Dana Jasa Pelayanan bersumber dari Dana Kapitasi BPJS Tahun 2018. Hal tersebut di ungkapkan oleh beberapa narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Menurut Keterangan para narasumber, “kami selaku pekerja tenaga medis di Puskesmas Tanjung Raja di wajibkan memberikan setoran dari perhitungan Jasa Pelayanan Sumber Dana Kapitasi BPJS dan kami setor kan ke pihak Kepala Pengguna Anggaran, nilai setoran/potongan yang di maksud oleh KPA, dari kami para tenaga Medis senilai 15% dari total Jaspel, yang diterima oleh para medis, dalam rangka menunjang Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dan Saving Puskesmas yang bersumber dari Dana Kapitasi BPJS 2018”, Jelas mereka.

Hal senada di ungkap oleh para tenaga TKS Puskesmas Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara, “yang kami ketahui Setoran 15% dari nilai jasa pelayan tersebut oleh Para Tenaga Medis, untuk Pembayaran Jasa Pelayanan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) kami,namun hal tersebut berbanding terbalik yang hanya di berikan oleh pihak Kepala Pengguna Anggaran kepada kami TKS hanya sebesar 10 rb sampai 100 ribu saja, seharusnya kami wajib menerima 250 rb rupiah per/bulan”,Ujar TKS.

BACA JUGA :  Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Menko Maritim dan Investasi RI

“Sementara, Dr Bertha yang Profesi nya Sebagai dokter gigi, pasca roling mutasi 2018, di mutasi kan ke Puskesmas Wonogiri. Namun Roling tersebut di anggap cacat hukum, Sehingga Jaspel dr. Bherta tetap masuk ke Puskesmas Tanjung Raja. Senilai kurang lebih 11 Juta Rupiah/Bulan, selama 3 Bulan Berjumlah 33 Juta, namun dr. Bherta tidak pernah menerima atau mempergunakan dana tersebut”,papar para TKS.

“Hasil dari persoalan yang kami hadapi, di per kuat penemuan hasil Auditor Badan Pemeriksaan Keuangan Pemerintah (BPKP) yang menemukan ada Ketimpangan Anggaran, sebesar 33 Juta yang di laporkan Puskesmas dalam SPJ yang di duga Fiktif”.

“Sebagai per tanggung Jawaban KPA PUSKESMAS Tanjung Raja,di minta untuk di kembalikan,namun sampai saat Ini belum di kembalikan baik Ke Kas Daerah maupun Kas Negara.Sehingga persoalan ini di tangani oleh pihak KRIMSUS Wilayah Hukum Polres Lampung Utara,”babar TKS.

BACA JUGA :  PELANTIKAN 35 ANGGOTA DPRD TAPANULI UTARA MASA JABATAN 2019 - 2024

Terpisah Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono S.I.K.yang di wakili Kasat Reskrim AKP. Hendrik, membenarkan persoalan yang di maksud terkait dugaan pemotongan JASPEL Puskesmas Tanjung Raja, masih kami dalami dan di tangani oleh penyidik Krimsus Polres Lampung Utara.

“Kita belum bisa menerangkan hal apapun,karena proses ini sifatnya LIDIK,jadi kita masih melakukan penyelidikan untuk proses selanjutnya,”ungkap hendrik via ponsel nya 2/8.

Sampai berita ini di turunkan pihak yang di sebutkan TKS dan Para Tenaga Medis selaku KPA atau yang di maksud Kepala Puskesmas, belum dapat di konfirmasi. (TB.BAMBANG)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!