Rabu, Februari 21, 2024
BERANDARAGAMMENJELANG ACARA SYUKURAN FRANC BERNHARD MENGIDO SODIF

MENJELANG ACARA SYUKURAN FRANC BERNHARD MENGIDO SODIF

PAKPAK BHARAT SUMUT – trenberita.info | Menjelang acara pesta syukuran atas terpilihnya Franc Bernhard menjadi Anggota DPRD Sumatera Utara, sesuai hasil perhitungan internal sementara melalui daerah pemilihan 11 partai Golkar, caleg no urut 4 ini meraih suara 14.488 di pakpak Bharat, Kabupaten Dairi 30.044 suara, tanah karo 5.448 suara.

Sesuai Hasil perhitungan internal sementara tersebut, Franc Bernhard wajar calon pemimpin kedambaan segenap warga. Pasalnya Franc Bernhard bersifat teguh dengan janjinya juga berbaur dengan masyarakat yang tidak pernah membeda – bedakan golongan, ras dan agama. Hal tersebut sesuai dengan ketulusan beliau (Franc Bernhard) yang akan melakukan acara syukuran dengan masyarakat se Kabupaten Pakpak Bharat yang akan diselenggarakan pada tanggal tanggal,18/07/2019 di lapangan napa sengkut Kabupaten Pakpak Bharat.

Berman Tumangger pengusaha muda dengan memiliki usaha panglong di Sukarame Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, selaku bendahara panitia acara syukuran mengido sodif (meminta doa-red)  Franc Bernhard memberikan tanggapannya (26/06/2019) terkait akan berlangsungnya acara syukuran Franc Bernhard tersebut, menurutnya adapun acara tersebut akan dilakukan, pertama tercetus niat Franc Bernhard sejak awal Franc Bernhard mau mencalonkan diri menjadi DPR Sumatera Utara niatnya tidak lain mewujudkan pentingnya bagi masyarakat wakilnya duduk ada duduk di DPR Prov Sumut demi memperjuangkan kepentingan umum dari daerah pemilihan masing-masing secara umum demi segenap Daerah yang meliputi se Prov Sumut.

BACA JUGA :  PEMKAB SIMALUNGUN SALURKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA MASARAKAT KECAMATAN SIDAMANIK

Niat dan ketulusan beliau dapat tercermin melalui perjalanan Franc Bernhard turun ke Desa-Desa selama perjalanan pencalonan nya beberapa bulan yang lalu, dirinya (Franc Bernhard), terlihat tidak canggung berinteraksi dengan masyarakat di sekeliling Kab Pakpak Bharat. Sifat Franc Bernhard berinteraksi dengan masyarakat tersebut persis seperti yang pernah dilakukan DR MP Tumanggor (ayah kandung Franc Bernhard-red)  selama 10 tahun menjalankan kepemimpinannya selaku Bupati Kabupaten Dairi beberapa tahun silam. 

” cita cita mulia dari Franc Bernhard tersebut yakni mengucap syukur dan meminta doa (sodif) dari segenap lapisan masyarakat se kabupaten Pakpak Bharat tersebut, ini merupakan perbuatan yang sangat sulit kita dapatkan. Dimana selama ini sering kita ketahui  bahwa banyak orang seperti umpama seperti kacang lupa akan kulitnya, artinya setelah tercapai cita-citanya masyarakat sebagai pendukungnya tidak di hiraukan lagi.

Dengan cermin yang dilakukan Franc Bernhard melalui acara mengucap syukur dan meminta sodif (doa) kepada seluruh masyarakat dan para tokoh tokoh se Kabupaten Pakpak Bharat, harapan kita khususnya suku pakpak juga yang lainnya, siogia nya kepercayaan masyarakat tersebut harus dicintai dan di pegang teguh karena mencintai perjuangan sama halnya menghargai sejarah,” akhir Berman.

BACA JUGA :   DINAS PERIJINAN TERPADU TAPUT BERJANJI TERTIBKAN GALIAN C ILLEGAL

Senada tanggapan judika, dirinya juga terharu dengan sifat kerendahan hati yang dipertontonkan anak pak DR MP Tumanggor mantan Bupati Dairi tersebut, ” Franc Bernhard  itu anak pengusaha dan Franc Bernhard  juga seorang pengusaha, namun tidak sedikitpun terlihat dalam dirinya ada rasa keangkuhan dan kesombongan. Saya sering jumpa sama Franc di sela – sela kesibukannya beberapa bulan yang lalu, namun dia nya tetap sangat antusias apabila ada masyarakat yang menghampirinya dan tidak tanggung Franc dengan kerendahan hatinya langsung bertanya apa yang harus dilakukan apabila Franc dipercaya oleh masyarakat menjadi wakil masyarakat di DRPSU tersebut, sehingga tidak sedikit pula masyarakat yang jumpa dengan Franc pasti meneteskan air mata karena sifat si Franc lahirnya kembali sifat bapak DR MP Tumanggor mantan Bupati Dairi tersebut selama memimpin Kabupaten Dairi penuh dengan kerendahan hati,” singkat Judika. 

Acara mengido sodif tersebut akan melibatkan masyarakat se Kabupaten pakpak Bharat para tokoh-tokok juga udangan yang lainnya yang tidak dapat disebut satu persatu yang jelas acara tersebut akan dilakukan sebagai cermin bagi kita semua, agar kita tidak mudah melupakan perjuangan sejarah.(TB.Siva,NS) 

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!