Rabu, Februari 21, 2024
BERANDAPERTANIANMELALUI DANA DESA TINADA, SEMAK BELUKAR MENJADI LINTAS PRODUKSI PERTANIAN WARGA

MELALUI DANA DESA TINADA, SEMAK BELUKAR MENJADI LINTAS PRODUKSI PERTANIAN WARGA

PAKPAK BHARAT SUMUT – trenberita.info | Pelaksanaan Pembangunan Desa yang dianggarkan melalui Pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) Sidaling Dusun satu (1) Desa Tinada Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat Sumut, yang dahulunya akses menuju perladangan warga tidak ada, kini melalui Dana Desa (DD) silpa tahun anggaran tahun 2018 mengubah semak belukar menjadi penopang menjangkau produksi hasil pertanian warga sekitarnya Dusun 1 Sidaling.

Adapun anggaran yang telah diposkan untuk JUT tersebut, yakni sebesar Rp.113.050.000; untuk membuka akses jalan pertanian dengan volume panjang jalan 350 meter dengan lebar 6 meter yang dikelola langsung oleh masyarakat Desa Tinada secara manual.

Adapun semula permohonan masyarakat untuk mengajukan pembuatan jalan usaha tani tersebut, supaya ditampung melalui anggaran  Dana Desa Tinada, karena masih banyaknya perladangan warga yang jauh dari akses jalan protokol. bahkan akibat masih terdapat klaim mengklaim sehingga akses menuju lahan pertanian jauh dari jalan protokol kesulitan.

Kepala Desa Tinada Marison Solin, menjelaskan, (15/07/2019) bahwa dirinya mengatakan terkait dengan penggunaan Dana Desa harus merata sesuai dengan keberadaan tiga Dusun yang ada di Tinada. ” saya selaku Kepala Desa di Desa Tinada ini, tentunya harus berlaku adil terhadap penempatan pembangunan di Desa Tinada ini. Dimana Desa Tinada memiliki tiga dusun,  semula dua dusun yakni dusun 3 dan 2 sudah kita lakukan Pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT), kini kita harus membuat Pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk Dusun 1.

“Dimana seperti kita ketahui bersama, masih lanjut Kades Tinada, akses jalan menuju perladangan dusun 1 sidaling ini tidak ada, bahkan para petani sangat kesulitan mengeluarkan hasil pertaniannya, tentunya hal itu harus mampu kita ubah demi mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Desa ini. Apalagi di Desa ini masih 85% memiliki usaha dari pertanian,” tandas Marison

BACA JUGA :  Dinas Perkebunan dan Peternakan Provsu Serahkan Bantuan Bibit Kopi

Sembari Marison Solin menjelaskan, bahwa masa jabatannya untuk dua periode selaku Kades di Desa Tinada tersebut, akan berakhir pada bulan agustus 2019 nantinya. namun dirinya berpesan terkait dengan tanggung jawabnya membangun Desa Tinada, ” saya walau hanya menghitung beberapa bulan lagi menjabat kades di Tinada ini, namun saya tidak akan melepaskan tanggung Jawab saya untuk membangun Desa kita ini ke arah lebih baik,” pungkas nya.

Ketua Pelaksana Pengelolaan Keuangan Desa (PPKD) Jona KMM. Solin dalam penjelasannya, bahwa proses Pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun 1 Sidaling tersebut, menjadi dasar mereka untuk menindak lanjuti permohonan pemilik lahan tani tersebut, semula adanya surat permohonan secara tertulis yang disampaikan warga kepada Kepala Desa Tinada, menerangkan para pemilik lahan yang belum memiliki jalan siap untuk menyerahkan sebahagian lahannya untuk dibuat menjadi akses jalan menuju perladangan masing-masing tanpa ada ganti rugi.

Pemerintah Desa melalui Musyawarah Desa, memastikan apakah benar sesuai dengan pengajuan masyarakat tersebut dan layak untuk tindak lanjuti. Namun terkait permohonan tersebut benar adanya dan beberapa pemilik lahan pertanian yang jauh dari akses jalan Desa, kesulitan untuk menuju ladang mereka. Tentunya tanpa akses jalan menuju perladangan tersebut, bagaimana pula dengan mengeluarkan hasil produksi hasil pertaniannya.

” Setelah kami ditinjau ke lapangan dan ternyata akses jalan tidak ada ke dalam karena sudah dikelilingi usaha pertanian warga yang lain. namun berkat hasil musyawarah antara warga pemilik lahan yang berada di pinggir jalan Desa. supaya memberikan secara sukarela lahannya dijadikan menjadi akses jalan menuju lahan pertanian yang berada di tengah-tengah perladangan warga lainnya, disambut baik para warga. Sehingga saat ini Jalan Pertanian Dusun 1 Sidalaing proses pengerjaan.

Dalam proses pengerjaan jalan tersebut, masih lanjut Jona, tentunya kami melibatkan segenap unsur yakni mulai dari  masyarakat, Babinsa, Polmas juga unsur dari pihak Pemerintah Pakpak Bharat pada kesempatan tersebut yang di wakili melalui dari Pemerintah Kecamatan Tinada ikut serta menolong kami kerja bakti membuka jalan tersebut  yang semula harus melalui semak belukar,” tandas Jona

BACA JUGA :  BUPATI DENGARKAN DAN TAMPUNG ASPIRASI SAAT BERTEMU DENGAN PPL PERTANIAN

Sembari Jona Solin menambahkan, bahwa dalam proses pembukaan jalan usaha tani dusun 1 tersebut dianya (Jona) bersama dengan Tim Pendamping Desa, terus melakukan pengkajian supaya akses jalan yang dibuka tersebut benar-benar efektif dan mudah untuk dilalui kendaraan roda 4 (empat), ” setidaknya jalan yang kita buka harus bisa dilalui roda dua dan empat,” pungkas nya.

Hal senada yang disampaikan Ketua  Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tinada Anus Banurea bersama dengan Anggota BPD Sahata Banurea, dalam penjelasannya, ” tentunya kami dari BPD sangat bangga atas langkah yang tidak pilih kasih yang dilakukan oleh sdr Kepala Desa dalam menempatkan pembangunan di tiga Dusun di Desa tinada ini. Selagi kegiatan Desa itu terbuka dan nyata demi kepentingan Masyarakat di Desa ini, kita tidak perlu takut kepada siapapun, apalagi seandainya ada yang coba-coba menghalangi pembangunan di Desa ini, mari kita selesaikan dengan baik namun, jika hal itu juga tidak memperoleh tujuan yang baik, tentunya pemerintah tidak boleh kalah dengan oknum-oknum menghalangi program pemerintah,” tegasnya.

Tidak luput proses pembukaan jalan Tani tersebut, dilain warga selaku pekerja, turut hadir Tokoh Masyarakat yakni Laster Solin dan Sahata Solin. ” kami melihat program jalan tani ini sangat bangga dan mendukung. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah melepaskan sebahagian lahan pertaniannya menjadi akses jalan tani di Dusun 1 Sidaling ini,” Pungkas Tokoh Masyarakat Desa Tinada.(TB.Resiva.NS)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!