• Desember 2, 2021
  • Last Update November 15, 2021 1:07 pm
  • Indonesia

MANFAATKAN BARANG BEKAS HUMBAHAS TAMPILKAN KARYA INOVATIF PADA PAMERAN TTG DI LABUSEL

MANFAATKAN BARANG BEKAS HUMBAHAS TAMPILKAN KARYA INOVATIF PADA PAMERAN TTG DI LABUSEL

HUMBAHAS SUMUT – trenberita.Info | Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) akan tampilkan Mesin Perontok jagung dan alat memasang Roll Mulsa pada Pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) yang akan dilaksanakan di Labuhan Batu Selatan (Labusel) 25-30 Agustus 2019.

Mesin Perontok jagung dan alat memasang Roll Mulsa itu, adalah merupakan Karya Humbahas yang dirakit Posyantek Kecamatan Paranginan, untuk mempermudah dan mempercepat Masyarakat Petani dalam rangka mengembangkan Pertaniannya. Hal itu disampaikan Arian Jaya Barus Tenaga Pendamping Desa bidang Ahli TTG Kemendes Jumat 23/8/2019 saat uji coba mesin itu di BatuGaja Desa Paranginan Utara.

Banyak hal yang dapat dikembangkan menyangkut TTG dengan memanfaatkan barang bekas, namun kita harus mengidentifikasi dulu tentang apa dan seperti apa kebutuhan Petani untuk mempermudah pengembangan Pertanian. “Dengan demikian yantek dapat menginovasi TTG yang dibutuhkan Petani kita” kata Barus kepada trenberita.Info.

Dengan Mekanisasi Pertanian, melalui TTG modifikasi inovatif Pertanian di Humbahas akan lebih maju, mengingat Humbahas memiliki lahan yang sangat luas dan subur.dengan demikian Humbahas yang memiliki lahan yang sangat luas dan subur itu, akan mampu mengembangkan Pertanian dengan cost yang lebih rendah tetapi hasil Panen meningkat.

Senada, Pak Yusak Sianturi yang di kenal dengan si Jepang penduduk Desa Paranginan Utara mengaku mampu memodifikasi TTG untuk memperingan pengolahan lahan dan pengolahan hasil pertanian “tentu, juga berhubungan dengan pendanaan” kata Pak Yusak mekanik Hidrolik yang sudah puluhan tahun melang-lang buana di negeri Sakura itu.

Kita akan buatkan TTG yang bermanfaat bagi Petani dengan memanfaatkan barang bekas seperti Drum dan besi bekas di posyantek Kecamatan Paranginan, namun kita butuh biaya pengembangan nya Tambah Sianturi.

BACA JUGA :  MENJELANG PILKADA NAMA BAGINDA POLIN SEMAKIN MEROKET DI HUMBAHAS 

Sementara Yosua Lumbanbatu, pemerhati Pembangunan di Humbahas usai menyaksikan uji coba mesin perontok jagung itu, kepada trenberita.Info mengatakan, Pemerintahan Desa melalui Musrendes harus lebih berani menampung pembiayaan modifikasi TTG karena itu adalah kebutuhan Petani “TTG sangat berguna untuk pengembangan pertanian yang bertujuan memakmurkan Masyarakat” jelasnya.

Dana Desa itu harus di manfaatkan semaksimal mungkin demi kemakmuran masyarakat, utamakan pengembangan TTG sesuai dengan Potensi Daerah ini “kita harus mampu memanfaatkan Dana Desa itu dengan benar kepada hal – hal yang berhubungan dengan kebutuhan Masyarakat” imbuh nya.

Pemkab Humbahas,tahun lalu pada Pameran TTG, berhasil meraih juara tiga dengan menampilkan TTG Pembersih rumput darat dan sawah dengan tenaga Baterai (TB.Edison Ompusunggu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *