Jumat, Juli 19, 2024
BERANDAPERISTIWAIRENIUS GULO MENINGGAL TERJEPIT DI BATU DALAM SUNGAI SIGAPORAS

IRENIUS GULO MENINGGAL TERJEPIT DI BATU DALAM SUNGAI SIGAPORAS

TAPTENG SUMUT – trenberita.info | Pelajar SMP NEGERI 3 Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara sebanyak 8 (delapan) Orang menuju Sungai Simpan Sihaporas yang Lokasinya Kecamatan Sarudik Berbatasan dengan Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Hari Jum’at (22/11/2019) Pukul 14.00 Wib.

Adapun 8 Orang Siswa SMP 3 Adalah 1. Erenius Gulo (13), 2. Eliski Saputra Duha (13), 3. Agung Pratama (13), 4. Agusriani Panggabean (13), 5. Sri Indriani Sitompul (13), 6. Jelita Pebriani Lase  (12), Angga Pesriadi (13), 7. Juwita Indaha (13), 08. Yovi Marbun (13), dan ada Pelajar Lainnya Dirman Draha (15).

Setibanya di Sungai, Irenius Gulo  Agusriani Panggabean dan Sri Indriati Sitompul Langsung masuk dalam Sungai mandi sementara teman lainnya, masih di Punggir Sungai.

BACA JUGA :  LAGI LANGKAT SETELAH KORBAN PEMBUATAN MANCIS KINI OBJEK WISATA AIR TERJUN PANTAI SALAK MENELAN KORBAN

4 Menit Kemudian Erenius Gulo tenggelam dalam Sungai, Melihat Kondisi itu Yovi Marbun minta Pertolongan kepada Teman-temannya, Agung Pratama dan Sepor Hutagalung berlari memberi Pertolongan dan Menyelam, yang ternyata Erinus Gulo terjepit di Batu Dalam Sungai.

Demikian Keterangan Pers Kapolres Tapteng AKBP Sukamat SH, SIK, MH yang disampaikan oleh Ps. kasubbag Humas Polres Tapteng Iptu Rensa Sipahutar Hari Juma’t (22/11/2019) Pukul 18.00 Wib.

Yang dapat menemukan Jenazah Erenius Gulo dalam Air adalah Odrita Jari (48) Warga Simpan Sihaporas Sepor Hutagalung (46) Warga Sipan Sihaporas

Tindakan Polsek Pandan di bawah Kepemimpinan Kapolsek Iptu Zulkarnaen Pohan adalah Membawa Korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Dan membuat Laporan, Very Mayat dan memeriksa saksi-saksi. Katanya.

BACA JUGA :  WARGA RESAH PRAKTEK JUDI TOGEL, KETUA PAKPAK CENTRE HIMBAU PJ BUPATI BERTINDAK

Hasil Keterangan RSUD Pandan oleh Dr. indra dalam Kesimpulannya tidak ada tanda-tanda Kekerasan Dan Kematian karena DROWNING. katanya

Selanjutnya telah berkoordinasi dengan Orang Tua Korban Mareti Gulo (48) Pekerjaan Tani Warga Aek Tolang Induk Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah dan telah Membuat Surat Pernyataan tidak Keberatan atas Kematian Anaknya dan Membuat Surat Pernyataan tidak di lakukan Otopsi terhadap Korban. (TB. Elgia Marbun)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!