Sabtu, Juli 13, 2024
BERANDARAGAM  IMPOSIBBLE, PENDIRIAN UNIVERSITAS NEGERI DI TAPANULI UTARA DI NILAI ABSURD

  IMPOSIBBLE, PENDIRIAN UNIVERSITAS NEGERI DI TAPANULI UTARA DI NILAI ABSURD

TAPUT   SUMUT – trenberita.info I Wacana pendirian universitas negeri di kab. Tapanuli Utara yang di dengung – dengungkan Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan di tanggapi skeptis oleh sebagian warga Tapanuli Utara. Mereka beranggapan pendirian universitas Negeri di kab. Tapanuli Utara bukanlah suatu yang urgen atau hal yang sangat mendesak dibandingkan peningkatan ekonomi warga.

Bahkan mereka menyebutkan wacana pendirian universitas negeri sengaja di dengung-dengungkan adalah pengalihan isu dari kegagalan program Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan selama lima tahun (2014-2019), Rahlan Sanrico Lumban Tobing ST, pemerhati pembangunan tapanuli utara jum’at (27/06/2019) meragukan terwujudnya universitas negeri di kab. Tapanuli utara.

Dikatakan, rencana pendirian universitas negeri di kab. Tapanuli Utara janganlah hanya bentuk paradigma baru bagi warga taput seakan nikson nababan adalah bupati hebat, atau pun bentuk pencitraan terbaru dari bupati tapanuli utara Drs. Nikson nababan di awal periode kedua memimpin kab. Tapanuli utara.

Menurutnya, wacana tersebut sesuatu yang berlebihan atau absurd (konyol). Sebab saat ini bagusnya Pemkab lebih fokus pada penuntasan program- program yang sudah tertampung di APBD.

BACA JUGA :  FINALISASI BLT DANA DESA TAHUN 2020

    “Jangan lebay, fokus sama program APBD dulu”, ucap Sanrico Tobing.

Ditambahkannya, program bupati tapanuli utara banyak yang dinilai gagal dalam perwujudan pada periode pertamanya memimpin tapanuli utara, padahal sudah memakan anggaran negara sampai milyaran rupiah.

Dicontohkan, periode awal Nikson Nababan memimpin, bercita-cita membangun pasar tradisional modern di setiap kecamatan yang ada di kab. Tapanuli utara.

“Akan tetapi sampai habis satu periode, satu biji batu pun tidak ada yang berdiri” sebut nya.

Sementara, menurut Rahlan Sanrico Tobing ST, keuangan yang di plot di APBD taput sudah di gelontorkan milyaran rupiah hanya untuk membuat DED (Detail Engineering Design) pasar tradisional modern tersebut.

Belum lagi pembangunan RSUD(Rumah Sakit Umum Daerah) tarutung juga tidak terealisasi, termasuk program sekolah menuju unggulan yang sampai saat ini belum menghasilkan sekolah unggulan serta program lainnya yang dinilai gagal, tambah Sanrico Tobing. Dan bahkan menurut Sanrico, banyaknya temuan-temuan kejanggalan dalam penggunaan keuangan APBD kab. Tapanuli Utara selama lima tahun menunjukkan kab. Tapanuli Utara gagal dalam mewujudkan program pemerintah.

BACA JUGA :  RAPID TES COVID-19

Karena itu sebaiknya pemkab tapanuli utara lebih fokus pada peningkatan ekonomi warga yang sudah terencana di APBD atau tidak semata menggiring opini publik, betapa kab. Tapanuli utara yang dipimpin bupati Drs. Nikson nababan yang sangat ambisius dalam mendirikan universitas negeri.

Disinggung mengenai IAKN ( Institut Agama Kristen Negeri) yang ada di kec. Sipoholon, kab. Tapanuli Utara kemungkinan alternatif menjadi universitas negeri. Rahlan Sanrico Lumban Tobing ST, mengatakan itu lebih memungkinkan namun tidak menghilangkan identitas atau penyebutan dasar dari perguruan tinggi tersebut imbuh Rahlan Sanrico Tobing ST.

Disebutkan, berdirinya IAKN tarutung sesuai kajian kementerian agama bahwa kab. Tapanuli Utara mempunyai situs sejarah berkembangnya agama kristen di indonesia. Dan merupakan wajah kab. Tapanuli Utara, salah satu kabupaten yang memiliki institut keagamaan kristen di indonesia.

Akan tetapi tanpa Nikson Nababan pun IAKN tarutung selalu menuju peningkatan akreditas menjadi universitas ketika sudah memenuhi persyaratan, lanjutnya.

Namun hal mendirikan universitas negeri dengan kajian kementerian pendidikan di Tapanuli Utara sesuatu yang impossible, tandas Sanrico.(TB.Reno Hutabarat)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!