Minggu, Juni 16, 2024
BERANDAPERISTIWADUA RUMAH HAMPIR HANYUT DIBAWA DERASNYA ALIRAN AIR

DUA RUMAH HAMPIR HANYUT DIBAWA DERASNYA ALIRAN AIR

KOTA LANGSA ACEH – trenberita.info | Kini keadaan Dua rumah warga masyarakat milik Nurjanah dan Ilyas yang berada di Dusun Pahlawan Lama kini sudah terkikis oleh derasnya luapan aliran air Sungai Krueng Langsa kini terancam hanyut pada hari Selasa (10/12/2019).

Kini Kondisi rumah Nurjanah yang terkikis oleh luapan air sungai Langsa di Dusun Pahlawan Gang Gampong Baroh Kecamatan Langsa Lama, kini di tinjau langsung oleh Kapolsek Langsa Timur, Iptu Imran dan Sekcam Langsa Lama, Azhari SE saat meninjau rumah Ilyas yang juga turut terkikis air Krueng Langsa tersebut.

Dengan kondisi saat ini rumah semi permanen dan permanen tersebut yang berada di pinggiran air DAS Kreung Langsa yang hampir terbawa oleh aliran sungai kini oleh masyarakat melaporkan kepada pihak muspika setempat karena dua rumah masyarakat tersebut sudah hampir amberuk ke dasar sungai tersebut.

Kondisi terparah dialami oleh rumah milik Ilyas yang hancur diterjang arus Krueng Langsa yang deras karena sejak pagi hingga malam, pemerintah Kota Langsa diguyur hujan deras yang mengakibatkan rumah Ilyas hancur dan tidak bisa dihuninya lagi. Sedangkan rumah milik Nurjanah juga tak kalah parah ketika luapan air sungai menerjang rumahnya. Hampir separuh rumah Nurjanah amblas dan terbawa oleh arus Krueng Langsa tersebut.

BACA JUGA :  SILAHTURAHMI MELALUI PERAYAAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Sedangkan Ilyas maupun Nurjanah berharap adanya bantuan rumah dari pemerintah kota Langsa atau pihak yang terkait karena tempat tinggalnya selama ini sudah hancur dan tidak bisa dihuni lagi dikarenakan oleh derasnya air hujan yang mengalir, kini rumah tersebut sudah tiada lagi alias hanyut .

“Kini kedua warga tersebut harus mengungsi di tenda yang telah disediakan oleh Dinsos Kota Langsa dan ada yang sebagian tinggal di rumah familinya, ” kata Chandra, sebagai Kaur Gampong Baro tersebut pada media .

Saat di konfirmasi Geuchik Gampong Baroh Langsa Lama, Antoni, AMd, juga membenarkan adanya terjadi musibah dua rumah masyarakat nya yang tergerus oleh air Krueng Langsa tersebut yang kini Kondisi mereka sudah kita pindahkan atau amankan ke tenda yang telah di bantu oleh Dinas sosial tersebut, ada yang di tenda maupun di rumah keluarganya, ” papar Geucik Antoni.

Saat di konfirmasi Sekcam Langsa Lama, Azhari SE, menyatakan, untuk kali ini banjir melanda beberapa Gampong dalam wilayah Kecamatan Langsa Lama yakni seperti Gampong Langsa Lama, Gampung Pondok Kemuning, Gampung. Seulalah Baru, Gampung Seulalah, Gampung Pondok Pabrik, Gampung Pondok Kemuning, Gampung. Sidodadi, Gampung Sidorejo serta Gampung Muerandeh Tengoh katanya tambahnya lagi.

BACA JUGA :  P0LSEK SUGAI RAYA BERHASIL UNGKAP IDENTITAS MAYAT DI ALUR SUNGAI

“Daerah yang terparah hingga saat ini adalah Gampung Meurandeh Tengoh kini kedalaman air mencapai 1 – 2 meter kedalaman air luapan Krueng Langsa tersebut kini sudah berlahan terus naik kalau hari ini tidak hujan lagi kemukiman besar nanti sore ataupun malam sudah berangsur surut, ” tandas Azhari.

Menurut Camat Langsa Kota, M Taufiq SSTP MSP, menyampaikan kini di wilayahnya daerah yang terkena imbas luapan air banjir tersebut yakni di daerah Gampung Jawa dan Gampung Tengoh.

Sementara itu di Kecamatan Langsa Baro, Zaldi Sofyan, SSTP, juga menjelaskan Gampong yang terkena imbas banjir meliputi Dusun Perumnas, Gampung Paya Bujuk Seuleumak Gampung Alur Dua, Gampung Lengkong, Gampunh Karang Anyar, Gampung Gedubang Aceh serta Gampung Geudubang Jawa paparnya.

“Sedangkan di saat musim penghujan ini pihak Kecamatan mengimbau kepada warga masyarakat agar secepat memberikan evakuasi dan memberitahukan terjadi banjir serta melakukan koordinasi kepada aparatur Gampong untuk cepat ditangani serta melaporkan kepihak Kecamatan supaya apapun kondisi yang terjadi di Gampung dapat teratasi dengan baik serta cepat, ” tandasnya. (TB.Zainal).

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!