Minggu, Juni 16, 2024
BERANDAEKONOMIDIKLAT OPERATOR MESIN PKS DI ACEH TAMIANG

DIKLAT OPERATOR MESIN PKS DI ACEH TAMIANG

ACEH TAMIANG – trenberita.info | Sebanyak 50 peserta diklat operator mesin dan peralatan produksi kelapa sawit tengah bersiap untuk melaksanakan praktik lapang yang berlokasi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Mopoli Raya, Gedung Biara Kec. Seruway. Praktik lapang dilaksanakan mulai tanggal 05 s.d. 08 September 2019.

Setelah dibuka pada 28 Agustus 2019 kegiatan Diklat Berbasis Kompetensi Operator Mesin dan Peralatan Produksi Pabrik Kelapa Sawit Gelombang I kini memasuki kurikulum akhir. Minggu 8/9/2019.

Ada pun yang menjadi kurikulum akhir diklat ialah praktik lapang di dunia industri, yang diselenggarakan di PKS milik PT. Mopoli Raya. Praktik lapang yang diikuti oleh 50 peserta diklat dilaksanakan selama 4 hari, mulai tanggal 5 s/d 8 September 2019. Praktik dimulai dengan materi pengenalan pabrik dan profil perusahaan di mana pabrik tersebut bernaung.

Materi berikutnya, pengoperasian mesin dan menjaga kebersihan mesin dan peralatan kerja lainnya. Materi ini menjadi bagian penting dalam dunia kerja dan industri nantinya, terlebih dalam konsep kerja hari ini yang menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja untuk menghasilkan produk berkategori Good Manufacturing Product.

BACA JUGA :  SEMANGAT YANG LUAR BIASA, PANTANG MENYERAH MEMBANGUN AGRO WISATA KUTA DAME

Kepala dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, M. Zein, dalam keterangannya menyampaikan, 8/9/2019 pada wartawan kurikulum diklat memang disusun sedemikian rupa hingga mampu menghasilkan output atau keluaran yang kompeten. Ini termasuk kedalam konsep link and match pada diklat berbasis kompetensi.

Konsep link and match (keterkaitan dan kesepadanan), awalnya dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era orde baru, Prof. Dr-Ing. Wardiman Djojonegoro, terutama untuk sekolah dan kampus yang menyelenggarakan pendidikan vokasi macam SMK dan Politeknik. Konsep keterkaitan dan kesepadanan memadukan kerjasama tiga lembaga, yakni lembaga penelitian/kampus/lembaga diklat, duna industri, dan pemerintah. Dalam program nasional bertajuk Skill Development Centre, konsep ini kembali diterapkan. Hal ini terutama untuk mengaitkan dan mensinergikan kebutuhan dunia industri dan kompetensi yang mesti dimiliki oleh para calon pekerja atau usia angkatan kerja di suatu wilayah tambahnya lagi.

BACA JUGA :  PEDULI RAKYAT SIANTAR BINSAR SITUMORANG BERSAMA HIMAPSI SALURKAN BANTUA SEMBAKO DAN MASKER UNTUK WARGA SIANTAR 

Pada Diklat Berbasis Kompetensi Operator Mesin dan Peralatan Produksi Pabrik Kelapa Sawit yang sedang berlangsung ini, direncanakan mulai hari ini (07/09/2018) s.d. besok, Ahad (08/09/19) akan dilaksanakan uji kompetensi bagi para peserta diklat. Sementara penutupan diklat akan dilaksanakan pada pada hari yang sama, Ahad/minggu (08/09/19). M. Zein menyebutkan, sebagai kabupaten pelaksana pilot project Skill Development Centre, Diklat mampu memberikan angka ketersediaan tenaga kerja di sektor industri kelapa sawit guna mengurangi angka pengangguran. Di akhir keterangannya ia menambahkan, Sekda Aceh Tamiang, Basyaruddin dijadwalkan akan menutup kegiatan tersebut di lokasi pelaksanaan praktik ini nantinya tandasnya. (TB.Zainal)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!