Jumat, Juli 19, 2024
BERANDAHUKUMDIDUGA SDN-02 SRIAGUNG TIDAK ADA KETERBUKAAN PUBLIK

DIDUGA SDN-02 SRIAGUNG TIDAK ADA KETERBUKAAN PUBLIK

LAMPUNG UTARA – trenberita.info | Program Pemerintah dalam menunjang Sarana dan Prasarana Pendidikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Yang di Glontorkan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ke-Satuan Pemerintah Daerah, Dinas Pendididikan Lampung Utara. Menjadi salah satunya kebutuhan yang menunjang dalam memenuhi Standar Pendididikan Nasional (SPN). Wajib belajar enam sampai dua belas tahun, Sabtu 19/10/2019.

Namun sangat di sayangkan pada proses pelaksanaan yang secara terang-menerang para oknum Pelaksana Pengguna Angggaran (PPA) atau Kepala Pengguna Anggaran (KPA). Yang mengabaikan Standar Oprasional Prosudur (SOP) selaku penerima pengelola bantuan DAK.

Hasil pantauan Tim Asosiasi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) investigasi di Lapangan, Banyak nya laporan dari masyarakat sekitar terkait perehapan bangunan Sekolah Dasar Negri (SDN) 02 tersebut, yang berada di Desa Sriagung, Kecamatan Sungkai Jaya, Kab. Lampura, dalam palaksanaan pekerjaan Rehab Ruang Kelas Baru (RKB) sebayak 4 (empat lokal ) salah satu Penerima Bantuan, tidak dilibatkan nya masyarakat di wilayah tersebut.

Deffriwan, menjelas kan, “Bila Mengacu pada Peraturan yang ada, sudah jelas, terkait pemasangan papan nama proyek, sesuai peraturan perundang-undangan yang menjadi rujukan, Antara lain yaitu: Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (Permen PU 29/2006) Bahwa sanya,

BACA JUGA :  ORGANISASI GARANSI LAYANGKAN SURAT AKSI UNJUK RASA, TERKAIT DUGAAN KORUPSI PAKPAK BHARAT

“Menjadi kewajiban pemasangan papan proyek yang di maksud sebelum dan selama Kegiatan berjalan, Wajib bagi pemenang tender atau non tender memberikan Informasi agar di ketahui oleh masyarakat luas yang berisikan dalam papan Informasi, mencantumkan Nama Proyek, pagu Anggaran. Tempat/Lokasi, Tanggal Di Mulai sampai Masa Akhir. Nama CV/PT. Pelaksana dan Direksi Pengawas dengan cara pemasangan papan Informasi yang rapi dan kuat, Serta ditempatkan pada lokasi yang mudah dilihat oleh masyakat luas,

“Indikasi lain dalam Pengelolaan DAK bersifat (Swakelola) namun diduga kuat ada nya di pihak ketiga oleh kepala sekolah, Kolusi dan Nepotisme KKN. Secara jelas tidak terlihat papan Informasi Penitia Pembangunan Sekolah (P2S) yang melibatkatkan dari berbagai Unsur di antaranya Dewan Guru. Komite Sekolah dan Orang Tua Murid, “JeLas Ketua, AJO Indonesia.

Salah satu Warga yang enggan di sebut nama nya, Inisial (Y) yang kebetulan tinggal disekitar sekolah, Ia mengungkap kan, “Terkait Aset atau bongkaran bangunan sekolah saya sendiri tidak tau menau, padahal segala sesuatu yang menyangkut aset sekolah ibarat nya, hilang Paku Satu saja pasti saya yang di tanya, apalagi memang saya tinggal disini, sudah pasti saya menjaga, “Ungkap dia, karena saya tau orang-orang disini.

BACA JUGA :  TERINDIKASI RAWAN PEREDARAN NARKOBA HIMMAH SUMUT MINTA COPOT KA. LAPAS SIBOLGA

Ditempat berbeda, salah satu pekerja, Ia mengungkap kan, “Kalau Asbes, setau saya sudah di ambil oleh salah Satu Guru yang bernama Isrun, alasan nya untuk diaman kan selain itu juga seperti kayu Balok hasil bongkaran termasuk Kusen nya pun di bawa pulang kerumah nya Kepala sekolah. ujar tukang yang bekerja.

Meminta kepada pihak-pihak terkait Institusi yang membidangi, Dinas Pendididikan Lampung Utara, agar dapat memberikan sanksi tegas kepada oknum yang bersangkutan, Dan meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Lampung Utara, untuk menunda pekerjaan yang di maksud sebelum apa yang menjadi kewajiban penerima bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) SDN.02 Sriagung, agar dapat melaksanakan kewajiban tanggung jawabnya selaku Kepala Pengguna Angggaran (KPA), yang memenuhi syarat kententuan Standar Oprasional Prosudur (SOP) Pelaksanaan dan Pengelolaan Bantuan DAK tersebut.

Sementara, sampai berita ini diterbit kan pihak Penerima DAK atau Penanggung Jawab pengguna Angggaran Kepala Sekolah belum dapat di konfirmasi. Dugaan mengelabui mata publik dan berfotensi kepada perbuatan Penyalahgunaan wewenang Jabatan dalam Pengelolaan bantuan Dana Alokasi Khusus DAK 2019, ” (TB.BAMBANG)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!