• Oktober 23, 2021
  • Last Update Oktober 16, 2021 2:03 pm
  • Indonesia

DIBALIK WAJAH PENDIDIKAN SMK N 1 SIDIKALANG GURU PUKUL TIGA SISWA/I PAKE KAYU

DIBALIK WAJAH PENDIDIKAN SMK N 1 SIDIKALANG GURU PUKUL TIGA SISWA/I PAKE KAYU

SIDIKALANG DAIRI SUMUT – trenberita.info | Moral pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sidikalang Kabupaten Dairi Sumatera Utara kembali pertontonkan di dalam ruang kelas aksi tragis di depan para siswa/i seorang guru pukuli muridnya dengan kayu

Adapun yang menjadi korban pemukulan kayu yang dilakukan oknum guru di ruang kelas x UPW 1 tersebut 1. Elsaday Sitohang ( perempuan)  2. Nana P ( perempuan) 3. Hasudungan N (laki-laki) yang masih duduk di kelas satu SMK tersebut, dan korban pun mengalami memar juga kesakitan akibat benturan kayu tersebut. yang menjadi sasaran pemukulan yang dilakukan guru tersebut yakni di bagian belakang tepatnya di bawah kepala dan tangan

Adapun kejadian tersebut berlangsung seketika murid didiknya tersebut keluar ruangan tanpa ada izin dari guru, seketika itu di ruangan tersebut ribut karena ruangan kelas tersebut tidak ada guru

Dengan peristiwa pemukulan tersebut, salah satu siswi sebut saja br Sitohang (16) yang duduk di kelas satu SMK Negeri 1 Sidikalang usai kejadian tersebut pada hari sabtu tanggal 12 Oktober 2019 begitu pulang dari sekolah dengan rasa takutnya sesampai kerumahnya dia sempat demam dan menceritakan langsung kronologis yang dia alami kepada tantenya dengan kondisinya merintih kesakitan karena beberapa bekas benturan kayu terlihat memar di bagian punggungnya

Adapun penderitaan yang dia alami si korban Sitohang, tangan kanannya tidak bisa diangkat dan bernapas pun kesakitan. Dengan kejadian tersebut, tante si korban br Sitohang tersebut langsung menelpon pihak redaksi media ini, dan menceritakan apa yang telah dialami anak kakaknya tersebut.

Pada hari senin, (14/10/2019) tante korban dan paman korban langsung mengunjungi  sekolah SMK Negeri 1 Sidikalang tersebut, dengan tujuan mempertanyakan mengapa sampai oknum guru tega memukul muridnya sekeji itu sampai memar dengan menggunakan kayu.

BACA JUGA :  PEMILIHAN BADAN PERMUSYAWARATAN KAMPUNG DI KAMPUNG BARU BERLANGSUNG

Ternyata apa yang terjadi ?….. Kejadian Pada hari sabtu, sampai hari senin pihak sekolah sama sekali tidak ada yang melakukan kemanusiaan artinya membawa berobat murid yang sudah di celakai oleh oknum guru berinisial IS tersebut. Beberapa oknum guru yang menerima kedatangan tante Segar Wati Lubangaol dan paman P. Juniper Sinamo (Pemilik media trenberita.info) br Sitohang, ternyata belum ada bertindak untuk mengklarivikasi perbuatan oknum guru yang tega memukuli murid tersebut.

Usai beberapa pihak Paman dan tante br Sitohang berdialok dengan beberapa guru di sekolah tersebut, si paman korban langsung meminta izin kepada guru karena si paman mengatakan ” kami meminta izin dulu kepada bapak ibu guru utuk anak kami harus kami bawa berobat dan sekaligus untuk dilakukan pisum” permintaan si paman tersebut di setujui oleh pihak guru SMK tersebut, dan langsung membawa sikorban berobat. Dimana pada saat dilakukan pemeriksaan bekas pukulan kayu di badan br Sitohang dengan kasat mata kejadian pada hari sabtu dan di periksa pada hari senin ternyata bekas pemukalan tersebut masih terlihat jelas memar.

Hasil konfirmasi media ini (15/10/2019) dengan ibu kandung ES via HP nya, “Persoalan ini harus diproses secara hukum. Dan saya juga sangat tidak percaya lagi dengan pendidikan SMK Negeri 1 Sidikalang tersebut, makanya kami dari orang tua ES sudah sepakat memindahkan anak kami dari sekolah ini, karena kami takut anak kami yang kami sekolahkan di situ bisa-bisa menjadi cacat akibat rendahnya moral guru yang tega memukul anak didiknya dengan benda yang berbahanya yakni kayu, ” singkatnya…… saksikan juga vidio hasil penjelasan para sikorban SMK N 1 Sidikalang tersebut. (TB. Red)

BACA JUGA :  BANK BNI KANTOR CABANG KOTABUMI MEMBERIKAN BANTUAN 50 SET APD KE KABUPATEN SETEMPAT UNTUK PENANGANAN COVID-19

Related Articles

4 Comments

  • Lingga dasa , Oktober 19, 2019 @ 5:04 am

    Sungguh memalukan.

  • Hendrison , Oktober 23, 2019 @ 4:27 am

    Ini yg membuat siswa2 semakin melonjak sesukanya. Gk keg jaman kami dulu. Kalo melapor ke rumah akibat di pukul guru malah di siksa

  • Ronauli nababan , Oktober 28, 2019 @ 1:57 pm

    Sebagai orang Tua juga bijak , anak sendiri yang buat salah yah wajar Guru menghukum
    Makanya klarifikasi dulu
    Dirumah pun mungkin Lebih lebih dri situ aduh malu kalau org tua berpendidikan gak akan melaporkan itu , Saya pernah pegalaman dipukul guru pakai penggaris kayu yg panjang biru dan berbekas saya ngadu dengan org tua saya 😉saya tidak di bela karena mereka Tau saya yang salah Waduhhhhh Zamannn memang ngeri

  • CS , Oktober 29, 2019 @ 4:50 am

    Saya dulu thn 2011-2012 pernah satu tahun mengajar jd honor di SMK N1.

    Memang kelas UPW itu hampir setiap tahun dr generasi ke generadi selalu dihuni kumpulan murid YG LUAR BIASA BANDELnya.

    Ini jd sebuah kesaksian. Bayangkan skrg udah thn 2019. Sy sudah tidak guru lg disitu. Hari ini saya PUN tidak kaget membaca berita ini. Warisan BANDEL dan BADUNG itu blum hilang dr kelas itu!

    Artinta, solusi apa yg harus dibuat SMK N 1 mengenai disiplin?

    Jika Siswa sudah keberatan diberi pukulan ketas, maka gunakan pukulan lembut.

    PECAT semua murid yg ‘SEPELE’
    TANPA AMPUN.

    satu orangpun murid SMK N 1 Sidikalang tak persoalan. Asal MASIH MAU DIBENTUK.

    Bahwa Anak anak pun harus TAU MEMBERI RASA TAKUT KPD GURU.

    Ga mungkin GURU NYA GILA tiba tiba memukul!
    Semua guru di SMK N 1 Sidikalang, saya kenal karakternya! BAIK dan BERDISIPLIN!

    Bukan memuji!
    Tp itu realita.

    Kali ini GURU yg bersangkutan IS, mungkin sudah KALAP. makanya begitu kejadiannya, sy fikir KEPSEK harus segera mendamaikan..

    Dan jadijan ini PUKULAN bagi semya siswa di SIDIKALANG. Supaya TAU HORMAT dan RASA TAKUT kpd DISIPLIN dan GURU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *