Kamis, Februari 29, 2024
BERANDAHUKUMBOBROKNYA MANAJEMEN PDAM TIRTANADI SUMUT MASSA MINTA GUBSU EVALUASI DIREKSI

BOBROKNYA MANAJEMEN PDAM TIRTANADI SUMUT MASSA MINTA GUBSU EVALUASI DIREKSI

MEDAN SUMUJT – trenberita.co | Puluhan Massa yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Konsumen Air (AMKA) Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa, terkait bobroknya kinerja Direksi beserta jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara. (27/01/2020).

Awaluddin Nastion selaku Ketua AMKA Sumut dalam orasinya didepan kantor Gubernur Sumatera Utara jalan Pangeran Diponegoro No 30 Medan. Bahwa bobroknya Manajemen PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara terlihat jelas ketika penilaian yang diberikan oleh Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minun (BPPSPAM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) pada Desember 2019 yang lalu.

Dimana pada tahun 2018 PDAM Tirtanadi Sumut mendapatkan Peringkat ke 41 akan tetapi pada Tahun 2019 PDAM Tirtanadi merosot menjadi peringkat 98 ditingkat nasional. Maka dari itu kami meminta kepada Gubernur Sumut Bapak Edy Rahmayadi, untuk mengevaluasi dan mencopot oknum Direksi yang tidak becus dalam bekerja dan membuat malu pemprov Sumut. Cetusnya.

Karena kami melihat apa yang disampaikan oleh Dirut PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri (8/5/2019) saat Serah Terima Jabatan mengatakan “menjadikan PDAM Tirtanadi Sumut sebagai percontohan bagi PDAM seluruh Indonesia. Namun nyatanya berbanding terbalik sangat memalukan provinsi Sumatera Utara mendapat peringkat yang jauh menurun dari peringkat 41  tahun 2018 menjadi peringkat 98 tahun 2019. Kami mendesak Gubernur Sumatera Utara untuk mencopot Direktur PDAM Tirtanadi Sumut dari jabatannya dinilai tidak memiliki komitmen nyata tidak becus dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Ungkap Awaluddin Nasution.

BACA JUGA :  DIDUGA KADES TINADA KELUARKAN SURAT ISI REDAKSI "MEMBINGUNGKAN"

Kemudian aspirasi tersebut ditanggapi oleh pihak Pemprov Sumut diwakili oleh Humas Bapak Salman, mengatakan “Baik rekan – rekan sekalian terimakasih atas kehadirannya telah menyampaikan aspirasi ini, tetap semangat ya rekan – rekan memang selama kita hidup pasti ada masalah, maka setiap maslah  bukan masalah yang dicari-cari, tapi kita harus mampu mengurai masalah itu dan menjadi sebuah problem untuk kebaikan kita semua.

Kehadiran saudara – saudara ini memang sudah pada tempatnya. Titanadi secara kelembagaan memang berada dibawah kontrol daerah pemprov Sumut namun secara manajerial dia merupan organisasi  terpisah, secara umum apapun yang terjadi pada PDAM Tirtanadi itu akan menjadi pertanggung jawaban artinya ada pertanggung jawaban yang dibuat khusus, namun diluar itu kita tau pengawasan monitoring wajib dilakukan oleh pemerintahan pemprov Sumut.

Bahwa setiap bulannya dilakukan evaluasi, dan hari ini seiring saudara menyampaikan aspirasi, saat ini sedang berlangsungnya evaluasi. Apa yang sudah disampaikan ini akan kami sampaikan untuk bahan evaluasi Gubernur Sumatera Utara. Demikian nanti kalau ada apa-apa bisa catat no hp saya tutupnya.

BACA JUGA :  PW HIMMAH SUMUT SURATI POLDA SUMUT : TERKAIT KASUS ANAK BUPATI LABUSEL

Kemudian massa melanjutkan aksinya kekantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut dimana massa meminta DPRD Sumatera Utara agar segera memanggil jajaran direksi PDAM Tirtanadi Sumut merosotnya peringkat 98 dan kami menilai bahwa proses assessment internal yang sudah dilakukan beberapa bulan lalu tidak ada kejelasan dan tidak becus dalam menata manajemen PDAM Tirtanadi Sumut.

Kemudian dalam  aksi tersebut ditanggapi oleh ketua komisi B DPRD Sumut Victor Silaen, SE,.MM. mengatan masukan kalian ini akan kami sampaikan nanti sesuai dengan komisi A. Karena kebetulan pada hari ini saya yang piket. Sebenarnya ini adalah tugasnya komisi A.

Kemudian Awaluddin Nasution mengucaptan terikasih kepada Pihak DPRD Sumut yang telah menanggapi aspirasi kami, harapa kami apa yang kami sampaikan hari ini menjadi bahan pertimbangan untuk kita bersama dalam hal menyelamatkan perusaahaan daerah Provinsi Sumut agar lebih baik kedapan. Tutupnya. (TB.Red)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!