Sabtu, Juni 15, 2024
BERANDAPENDIDIKANBERITA VIRAL GURU SMK N 1 SIDIKALANG PUKUL MURID PAKE KAYU, MINTA...

BERITA VIRAL GURU SMK N 1 SIDIKALANG PUKUL MURID PAKE KAYU, MINTA KADIS COPOT KASEK

SIDIKALANG DAIRI SUMUT – trenberita.info | Berita Viral judul berita “DIBALIK WAJAH PENDIDIKAN SMK N 1 SIDIKALANG GURU PUKUL TIGA SISWA/I PAKE KAYU”  yang diespos media ini pada tanggal, 15 oktober 2019, kini terus mendapat tanggapan dari kalangan Mahasiswa Sumut.

Ketua Gema Baca (Gerakan Mahasiswa Baca) Sumut Sangkot Simanjuntak mengatakan (28/10/2019), ” sampai saat ini kita tidak pernah mendengar apakah oknum guru SMK NEGERI 1 SIDIKALANG yang melakukan pemukulan terhadap 3 siswa/ i atau anak dibawah umur dengan kayu di ruang belajar pada hari sabtu tanggal  12 -10-2019 berinisial IS di berikan sangksi oleh kepala sekolah tersebut, yang kita ketahui sampai saat ini bahwa oknum guru IS tetap seperti biasa yakni guru atau mengajar seperti biasanya sebelum ada masalah tersebut.

Tentunya, dengan tidak adanya tindakan oleh oknum kepala Sekolah SMK N 1 Sidikalang Kabupaten Dairi Sumut terhadap gurunya yang nota benenya sudah mencoreng dunia pendidikan dengan menggunakan kekerasan terhadap anak dibawah umur, ini kita anggap bahwa oknum kasek dan guru IS ada pembiaran. Maka dengan demikian, kita mengharapkan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Sumut) diminta bertindak mencopot Kepala sekolah SMK Negeri 1 Sidikalang tersebut demi terciptanya pendidikan bersih dari praktek kekerasan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini nantinya, “pungkas Sangkaot

BACA JUGA :  PEMKAB SIMALUNGUN LAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN PADA KENDARAAN UMUM

Hal serupa Hendri Sitorus, Korda Garansi Sumut (Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi) dalam tanggapannya, ” dimana berita pemukulan 3 murid di ruang belajar menjadi viral yang di beritakan media ini, tentunya kami sangat acung jempol. Tentunya melalui pemberitaan yang di lakukan media ini maka secara terang benderang, apapun yang terjadi di suatu Daerah langsung dapat di ketahui secara halayak umum.

Kembali ke konteks guru pukul tiga siswa/i di dalam ruangan belajar, bahkan seperti kita ketahui bersama setelah pemukulan kepada murid sama sekali pihak sekolah tidak membawa berobat namun secara kebetulan salah satu pamili korban bertindak membawa murid berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dairi dengan di temukan memar di bagian punggung salah satu murit bekas benturan benda keras, ini tentunya tidak relepan lagi yang dilakukan oknum guru berinisial IS tersebut

Maka dengan demikian kita sangat prihatin dengan kejadian tersebut. Belakangan ini menurut informasi bahwa salah satu orang tua murid sudah sempat melakukan pengaduan resmi ke Polres Dairi, namun entah bagaimana orang tua korban kembali menarik pengaduan tersebut setelah dilakukan perundingan dan pelaku diduga mengganti uang perobatan si korban. Artinya kejadian tersebut benar telah terjadi, dan sesuai hasil tayangan vidio Channel media ini, sesuai dengan pengakuan salah satu murid pada saat dilakukan guru lainya mempertanyakan kronologis kejadian tersebut di depan salah satu wali murid, korban atau murid tersebut menyebutkan mereka di pukul dengan kayu sebesar kaki meja.

BACA JUGA :  SISWA SMPN 1 TATAKARYA ABUNG SURAKARTA PINGSAN DIDUGA PIHAK SEKOLAH CUEK

Tentunya prilaku oknum guru IS ini sudah diluar tujuan pendidikan yang sebenarnya, bahkan kalaupun sangksi pemecatan di jatuhkan kepada pelaku kekerasa di pendidikan ini sudah sangat pantas, sebab dari prilaku guru memukul dengan kayu sebesar kaki meja itu sudah tidak relevan. Kalaupun kayu tersebut merupakan tongkat yang biasa di gunakan IS, namun tetap hal itu sangat sudah keterlaluan. Maka kita mengharapkan tindakan Kadis Pendidikan Sumut harus tegas kepada guru yang mencoreng dunia pendidikan tersebut, “pungkasnya. (TB.Red)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!