• Oktober 23, 2021
  • Last Update Oktober 16, 2021 2:03 pm
  • Indonesia

BENARKAH ADA OPD PAKPAK BHARAT  “TIDAK HIRAUKAN SURAT EDARAN SETDA” ?

BENARKAH ADA OPD PAKPAK BHARAT  “TIDAK HIRAUKAN SURAT EDARAN SETDA” ?

PAKPAK BHARAT – trenberita.co | Surat sekretaris Daerah (setda) Kabupaten Pakpak Bharat Sumut hal pengisian Tenaga Harian Lepas (THL) yang di terbitkan pada tanggal 30 Desember 2020 yang di tujukan kepada para pimpinan OPD se Kabupaten Pakpak Bharat

 Adapun isi surat tersebut :

                Adapun dengan belum terlaksananya pengukuhan dalam jabatan sesuai Peraturan Daerah Nomor  13 tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Pakpak Bharat sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 13 tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Pakpak Bharat dan Peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2020 tentang Susunan Organisasi Perangkat Daerah , maka disampaikan bahwa proses pengisian tenaga harian lepas (THL) oleh OPD pada OPD masing – masing untuk tahun anggaran 2021, dilaksanakan setelah pelaksanaan pengukuhan dimaksud. Yang di tanda tangani a.n Bupati Pakpak Bharat melalui sekretaris Daerah. Dengan nomor surat : 060 /3216 / Setda / XII/2020.

Bahkan setelah terbitnya surat setda tersebut pada saat itu, terlihat di beberapa OPD langsung menempelkan surat tersebut di papan informasi untuk dapat di ketahui umum.

Namun beredar informasi bahwa beberapa OPD yang ada di Pakpak Bharat pada tanggal 11 Mei 2021 sudah melakukan pengganjian kepada THL “ kami lagi sibuk kali bang karena sudah cair gaji THL” pungkas salah satu bendahara dinas ketika ditanya media ini.

Pertanyaan :

Ternyata setelah terbitnya surat setda terkait THL tersebut, bahwa masih ada OPD yang tidak menghiraukan bahkan tetap memperkerjakan para THL di beberapa kantor OPD tersebut, hal itu dapat kita ketahui bahwa pada tanggal 11 mei 2021 yang lalu salah satu bendahara Dinas mengaku sedang repot karena pada saat itu dirinya (bendahar) sedang memberikan gaji para THL di kantornya.

Menanggapi hal tersebut, P. Juniper Sinamo ketika di minta media ini tanggapannya terkait dengan bagaimana situasi di Pakpak Bharat  (17/05/2021) di salah satu warung di Kota Salak Pakpak Bharat mejelaskan,

BACA JUGA :  GTPP COVID-19 SIMALUNGUN GELAR RAPID TEST KARYAWAN HOTEL DI PARAPAT

“ saya sedikit bingung melihat situasi ini kususnya terkait dengan anggaran yang dapat di kucurkan ke THL yang dimaksut. Dimana sesuai dengan surat pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat yang di tanda tangani oleh Setda  kita kutip poin-poinnya proses pengisian tenaga harian lepas (THL) oleh OPD pada OPD masing – masing untuk tahun anggaran 2021, dilaksanakan setelah pelaksanaan pengukuhan dimaksud.

Tentu poin tersebut, ini perlu di Tanya kepada OPD yang telah memberikan gaji kepada THL yang di maksud, bisa saja gaji yang diberikan kepada THL gaji beberapa hari ketika usai pengukuhan berlangsung beberapa minggu yang lalu.

Namun kalau gaji THL yang di berikan merupakan gaji beberapa hari yang lalu setelah Bupati Pakpak Bharat melakukan pengukuhan kepada OPD yang ada di Daerah ini, tentunya itu juga pasti bertentangan dengan peraturan. Karena semestinya pemerintah terlebih dahulu menarik surat yang di terbitkan pada tanggal 30 desember 2020 tersebut dan selanjutnya mengatur perbup nya,” jelas Juniper.

Dimana sosok Pildo Juniper Sinamo kita ketahui bersama sejak tahun 2012 ketika era Bupati Pakpak Bharat di tangan RYB bung Juniper Sinamo satu – satunya selaku aktivis yang tidak ada lelahnya melakukan kritikan membangun kepada pemerintahan saat RYB bahkan Juniper sering di sebut – sebut orang di Kabupaten Pakpak Bharat perjuangannya ibarat pion dalam percaturan yang tidak mau mundur ketika meluruskan kebenaran pada saat kebijakan pemerintahan ketika itu di duga sudah menyimpang sesuai dengan ketentuan.

Bahkan sosok Pildo Juniper Sinamo ketika mengetahui para OPD di Pakpak Bharat ada yang menyalah gunakan wewenang jabatan seperti ada indikasi korupsi dan yang lainnya, Juniper tentunya tidak pernah melakukan hitung – hitungan harus berapa banyak biaya yang harus di perlukan demi melaporkan dugaan yang di ketahui ke penegak hukum baik tingkat di Daerah tersebut bahkan sampai ke pusat Mabes Polri, Kajagung dan KPK.

BACA JUGA :  SEORANG PEMUDA KEMBANGKAN USAHA TERNAK SAPI SECARA SEMI INSTENSIF

“ sumber dana yang di gunakan untuk THL,” masih lanjut Juniper sinamo, “ tentu kita harus kawal karena setiap anggaran yang di pergunakan pemerintah tentunya harus terlebih dahulu melalui proses sidang di DPRD, dan tidak bisa para OPD semena-mena menggunakan anggaran yang telah di sahkan ketika tidak tepat sasaran. Jikal  masih ada OPD semena-mena menggunakan anggaran tentunya itu sudah menyalahi ketentuan yang berlaku bisa saja kita kata gorikan dana yang tidak tepat anggaran itu bisa piktif atau yang lainnya,” jelas Juniper

Juniper berjanji terkait dengan informasi surat pemerintah Pakpak Bharat terkait THL waktu dekat ini akan mempertanyakan langsung Kepada Bupati, agar informasi ini tidak simpang siur yang nantinya bisa merugikan Pemerintah kabupaten Pakpak Bharat. “ tentu terkait surat yang di terbitkan pemerintah Pakpak Bharat tetang THL tersebut, ternyata masih ada OPD yang terkesan tidak menghiraukan  sehingga masih memperkerjakan para THl di beberapa OPD, ini pasti waktu dekat akan kita pertanyakan langsung kepada Bapak Bupati atau yang wakil Bupati,” tandas Juniper.

Terkait penggajian THL pada tanggal 11 mei 2021, itu mengundang banyak pertanyaan di pengguna medsos hari ini (17/05/2021). Dimana beberapa pengguna metsos sempat memposting terkait surat pemerintah terkait THL. Karena menurutnya setelah terbitnya surat pemerintah terkait THL tersebut, maka beberapa OPD seperti Dinas Pendidikan, Dinas PU juga Pertanian langsung melakukan pembehentian kepada THL yang dahulunya bekerja di dinas tersebut. Namun mengapa ternyata masih ada OPD yang melakukan bembayaran kepada THL ? ini lah yang sempat heboh.

Hasil konpirmasi media ini dengan Bupati Pakpak Bharat (17/05/2021) belum berhasil karena nomor Hp pribadinya saat di hubungi tidak aktif.(Resiva.NS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *