Kamis, Februari 29, 2024
BERANDAPERISTIWAAPARAT POLISI DAIRI PROTES PANITIA PENYELENGGARA SELEKSI PENERIMAAN SMPN.3 SIDIKALANG

APARAT POLISI DAIRI PROTES PANITIA PENYELENGGARA SELEKSI PENERIMAAN SMPN.3 SIDIKALANG

SIDIKALANG DAIRI, SUMUT- trenberita.info | Sekolah SMP 3 Sidikalang Kabupaten Dairi Sumatera Utara diwarnai kericuhan saat  Diduga seorang Aparat Polisi Dairi mengamuk, berkas anaknya pada saat Pendaftaran dikembalikan oleh Panitia Pelaksana Penerima Siswa Baru.

Kemarin (04/07/2019) Pukul 10.00 wib Para Orang Tua Siswa/Siswi yang sedang lagi mendaftarkan anaknya masing masing dihebohkan Oleh Seorang Aparat Polisi yang Sedang mengamuk Kepada Salah Satu Panitia Penerimaan Siswa Baru SMPN.3  Batang Beruh Sidikalang Kab.Dairi

ketika kami telusuri Penyebab kenapa Polisi tersebut Emosi, ternyata berkas anaknya saat mendaftar ke sekolah SMPN.3, diduga dikembalikan Panitia seleksi berkas dikarenakan belum memenuhi persyaratan sesuai peraturan baru saat ini, dimana aturan yang berlaku sekarang  adalah berdasarkan Perbup yang bersifat jonase, Jalur Prestasi dan Jalur Perpindahan.

BACA JUGA :  ADA SUARA SIRENE DI DEKAT SMPN 3 SIDIKALANG" INI PENJELASANNYA HAL TERSEBUT

Sebelum meninggalkan Lokasi kejadian, Aparat Polisi (Hasibuan) sempat mengatakan bahwa “semua persyaratan perihal pendaftaran anak saya telah saya lengkapi sesuai dengan petunjuk panitia, namun kenapa  anak saya tetap ditolak dan berkasnya dikembalikan kepada istri saya, karena itu  saya emosi kepada Panitianya,” tandas nya ,sambil meninggalkan lokasi sekolah dengan nada kecewa

Kemudian kembali media ini mengkonfirmasi Ketua Panitia pelaksana penerimaan Siswa Baru SMPN.3 (Ibu Hutagalung) terkait kejadian tersebut. beliau mengatakan, “ketika berkas kami periksa ternyata tidak ada Kartu keluarga (kk) melainkan berkas yang dicantumkan menggunakan Surat Domisili, memang dibenarkan tapi, ada peraturan menyebutkan, peserta Didik yang bersangkutan  telah berdomisili paling singkat 1 (satu) Tahun sejak terbitnya Surat keterangan domisili ini. Kami juga menawarkan jalur lain kepada ibu (wali murid) tersebut, hanya ibu itu belum tanya sembari berkasnya kami kembalikan, ibu itu langsung Telepon Suaminya.

BACA JUGA :  PELAKU PENCURIAN SEPEDA MOTOR DIAMANKAN POLSEK SUNGKAI UTARA

Belum selang berapa si ibu calon murid menelpon suaminya, tiba tiba Polisi datang dengan Mobil Patroli kecepatan tinggi sambil membunyikan Serunai. Ya kami terkejutlah,” tutur ibu panitia tersebut

Disamping itu, salah satu masyarakat (wali murid) berinisial S.Tumanggor juga turut merasa kecewa dengan tindakan seorang Aparat Polisi itu, dimana seharusnya Polisi itu adalah sebagai pengayom akan tetapi kali ini beliau membuat semua Murid sekolah yang sedang mendaftar merasa ketakutan akibat mobil kecepatan tinggi juga serunai yang bersuara besar hanya karena berkas anaknya kurang lengkap. “Mohonlah kepada Polisi agar memberi contoh yang baik kepada masyarakat.” tambahnya (TB.P.S)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!