Minggu, Juni 16, 2024
BERANDAPOLITIK100 HARI KINERJA BUPATI DAIRI SUMUT BISA APA ?

100 HARI KINERJA BUPATI DAIRI SUMUT BISA APA ?

MEDAN SUMUT – trenberita.info | mengatas nama kan focus grup discussion, menggelar dialog publik di hadapan para kaum intelektual mahasiswa serta aktivis pergerakan Sumut di Caffe Kombur Jln. Sisingamangaraja Medan (01/08/2019)

Hambali Limbong Tokoh pergerakan Sumut, disela akan dimulai nya acara dialog sempat menyapa peserta dialog dengan candaan, sembari bertindak sebagai giliran pertama memaparkan materinya.

Sejuta harapan dan impian Masyarakat untuk mendapatkan kehidupan sejahtera dan ekonomi lebih baik, kini menjadi tugas yang harus dijawab Pemkab Kab.Dairi. Hari ini menurut perhitungan hari kalender saya, tepat hari ke 100 hari capaian apa yang sudah di capai Bupati Dairi ?.

” Apa yang sudah berubah di Dairi ? Bagaimana sudah pengaturan birokrasinya. Sesuai semboyan kampanye dahulu mengusung Theme PERUBAHAN. Saya menilai Bupati Dairi cenderung tak fokus dengan program 100 harinya, semestinya sudah harus topspeed, kita tidak butuh tindakan yang berbau pen citraan, dan masyarakat tidak inginkan itu.

BACA JUGA :  GTPP COVID-19 SIMALUNGUN GELAR RAPID TEST KARYAWAN HOTEL DI PARAPAT

Saya juga tidak berharap untuk mengkambing hitamkan sesuatu baik individu faktor kinerja 100 hari ini. Dari aspek kesehatan, pertanian, pendidikan, aspek ketiga tersebut apa yang sudah dirasakan masyarakat.

Apakah sudah tepat mekanisme nya? Malah hadiah yang di terima Masyarakat adalah turunnya kelas RSUD Sidikalang menjadi kelas  D, ditambah lagi amburadul nya internal PD. Pasar,” tandas nya.

Sukri Soleh Sitorus yang juga sekretaris HIMMAH Sumut mengatakan, ” bahwa sejatinya pemuda dan mahasiswa itu mempunyai peranan penting dalam membangun Daerah, oleh karena itu keaktifan mahasiswa dan Pemuda dalam mengkritisi kebijakan adalah tugas mahasiswa dan pemuda, serta harus mengedepankan nilai idealisme, karena mahasiswa merupakan corong perpanjagan lidah masyarakat dalam menyikapi melakukan pengawasan atas segala kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat.

Lanjut Sukri Sitorus, bukan hanya memberikan kritikan akan tetapi mahasiswa juga dituntut dalam untuk memberikan sumbangsih saran dan pemikiran yang konstruktifs menuju Kabupaten yang maju dan bersih dari KKN,”  Pungkas Sukri Sitorus.

BACA JUGA :  PLT BUPATI LAMPURA MULAI SUSUN RENCANA RKPD TAHUN 2020

Sangkot Simanjuntak Ketua Koalisi Gema Baca Sumut, menilai 100 hari kinerja yang dilakukan Bupati Dairi terkesan tidak sesuai dengan janji politik Bupati itu sendiri. “Jika ke depannya tidak sesuai dengan janji politik Bupati Dairi, maka kami bersepakat didukung dengan gabungan koalisi akan melakukan aksi unjuk rasa serta mengajak seluruh masyarakat Dairi, untuk menagih janji-janji politik Bupati Dairi itu sendiri demi percepatan realita pembangunan di Daerah tersebut,” pungkas sangkaot.

Sedikit berbeda dengan tanggapan yang di sampaikan P.Juniper Sinamo Pemerhati Pembangunan Sumut dalam penjelasannya, ” tentunya dalam kesempatan ini, kita tetap harus sabar. Dimana dalam waktu 100 hari masa kerja Bupati Dairi Dr.Eddy Keleng Ate Berutu, kita melihat bahwa gagasan yang dilakukan ke level pusat terlihat dengan waktu singkat terjalin beberapa kerja sama yang baik, langkah itu kita harapkan nantinya mampu memenuhi sesuai dengan janji-janji politiknya,”Tandas nya.(TB.Patar Sinamo)

ARTIKEL TERKAIT
error: Content is protected !!